kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

OJK: Bank kategori D-SIB harus memiliki CAR 17%


Senin, 07 Maret 2016 / 19:27 WIB
OJK: Bank kategori D-SIB harus memiliki CAR 17%


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta kepada bank-bank berkategori bank berdampak sistemik alias D-SIB untuk memperkuat modal karena Rancangan Undang-Undang (RUU) Jaringan Pengaman Sistem Keuangan (RUU) JPSK akan segera tuntas. Nah, pada RUU JPSK akan menetapkan bank kategori D-SIB.

Dewan Komisioner OJK Bidang Perbankan Nelson Tampubolon mengatakan, bank-bank sendiri sudah mempersiapkan diri untuk memperkuat modal sebelum DPR RI mengesahkan RUU JPSK. Misalnya, kelompok bank BUKU 4 sudah memiliki modal tinggi atau di atas rata-rata aturan permodalan yang berlaku.

“Minimal bank yang berkategori D-SIB harus memiliki rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) sebesar 16%-17%,” kata Nelson, di Gedung DPR RI, Senin (7/3). Lanjutnya, rasio modal tersebut untuk berjaga-jaga dalam menghadapi kondisi sistemik perbankan di masa yang akan datang.

Berdasarkan data OJK, bank BUKU 4 memiliki rasio CAR sebesar 19,26% per Desember 2015 atau naik 208 bps dibandingkan posisi 17,18% per Desember 2014. Kenaikan CAR karena modal naik 29,7% menjadi Rp 379,76 triliun dan aset tertimbang menurut risiko (ATMR) naik 10,58% menjadi Rp 1.881 triliun.

Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk BRI Haru Koesmahargyo menyampaikan, pihaknya sebagai bank besar terus meningkatkan rasio permodalan. BRI akan menjaga rasio modal minimal 16% per tahun. “Jadi, rasio modal BRI sudah di atas minimum permodala,” kata Haru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×