kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.908   -84,00   -0,47%
  • IDX 5.990   -19,30   -0,32%
  • KOMPAS100 769   -4,09   -0,53%
  • LQ45 590   -2,77   -0,47%
  • ISSI 209   0,10   0,05%
  • IDX30 327   -0,84   -0,26%
  • IDXHIDIV20 420   1,10   0,26%
  • IDX80 88   -0,42   -0,47%
  • IDXV30 114   0,33   0,29%
  • IDXQ30 107   -0,15   -0,14%

OJK Dorong Bisnis Bank Syariah Tumbuh Kencang seperti Bank Konvensional


Jumat, 02 Oktober 2026 / 12:12 WIB
OJK Dorong Bisnis Bank Syariah Tumbuh Kencang seperti Bank Konvensional
ILUSTRASI. Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan sekaligus Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jas (KONTAN/Rizki Caturini)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - BALI. Perubahan lanskap geopolitik, perlambatan ekonomi global, disrupsi teknologi, hingga meningkatnya risiko lingkungan diperkirakan memengaruhi stabilitas sistem keuangan, arus modal, aktivitas intermediasi, serta arah transformasi industri perbankan, termasuk bank syariah.

Oleh sebab itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perbankan syariah untuk terus memperkuat diri dengan melakukan konsolidasi.

Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan sekaligus Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengatakan saat ini rencana spin off unit usaha syariah (UUS) menjadi bank syariah masih berjalan.

Dari situ, OJK akan mendorong penggabungan usaha (merger) jika hasil spin off belum memiliki pengaruh signifikan. "Selain itu, ada satu bank konvensional yang saat ini juga sedang proses untuk berpindah menjadi bank syariah sepenuhnya," ujar Dian, Jumat (2/10/2026).

Baca Juga: Asei: Industri Asuransi Perlu Cermati Sejumlah Risiko Dalam Menggarap Data Center

Dengan berbagai upaya penguatan industri perbankan syariah ini, OJK mendorong agar bisnis bank syariah ke depan mampu tumbuh kencang seperti bank konvensional.

Dengan berbagai konsolidasi ke depan, peta bank syariah menurut Dian juga akan semakin ramping. Selain Bank Syariah Indonesia (BSI), hanya akan ada total lima bank syariah yang akan beroperasi. "Targetnya tahun ini atau tahun 2027 target ini bisa terealisasi," ujar Dian, Jumat (2/10/2026).

Untuk beberapa bank-bank syariah lain yang sudah beroperasi, juga didorong untuk melakukan penguatan modal, seperti Bank Syariah Nasional (BSN) dan Bank Muamalat Indonesia (BMI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×