kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.939   104,00   0,58%
  • IDX 6.299   -76,31   -1,20%
  • KOMPAS100 819   -14,09   -1,69%
  • LQ45 623   -9,92   -1,57%
  • ISSI 219   -2,18   -0,99%
  • IDX30 345   -5,37   -1,53%
  • IDXHIDIV20 429   -4,96   -1,14%
  • IDX80 93   -1,50   -1,58%
  • IDXV30 117   -1,48   -1,24%
  • IDXQ30 111   -1,66   -1,48%

OJK Dorong Sinergi dan Inovasi untuk Perkuat Keuangan Digital


Kamis, 24 September 2026 / 20:05 WIB
OJK Dorong Sinergi dan Inovasi untuk Perkuat Keuangan Digital
Raker Komisi XI DPR dengan OJK (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)


Reporter: Secillia Hafifah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri keuangan digital tidak berhenti pada pengembangan teknologi, tetapi mampu memperluas pembiayaan dan meningkatkan produktivitas sektor riil.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan digitalisasi kini menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional.

Karena itu, sektor jasa keuangan memiliki peran penting dalam menghubungkan inovasi teknologi dengan kebutuhan ekonomi riil.

“Keuangan digital harus berujung pada kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ujar Friderica dalam acara FEKDI x IFSE 2026, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga: Rayakan 10 Tahun, Jenius Siapkan Inovasi Layanan Keuangan Digital

Menurut dia, inovasi keuangan digital perlu diarahkan untuk memperluas pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perumahan, hilirisasi, hingga infrastruktur.

Digitalisasi juga diharapkan mampu menekan biaya transaksi dan membuka akses layanan keuangan bagi masyarakat yang belum terlayani.

Untuk menjaga perkembangan tersebut tetap sejalan dengan profil risikonya, OJK terus memperkuat kerangka regulasi.

Salah satunya melalui POJK Nomor 3 Tahun 2024 tentang Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), termasuk pengaturan dan pengawasan aset kripto yang kini berada di OJK.

OJK juga tengah menyusun rancangan POJK mengenai penawaran aset yang ditokenisasi atau real world asset tokenization.

“Prinsip kami, same activity, same risk, same regulation,” kata Friderica.

Baca Juga: OJK Dorong Konsolidasi Bank Digital untuk Perkuat Modal dan Teknologi

Di sisi akses keuangan, perkembangan digitalisasi turut tercermin dari peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026 yang dilakukan OJK bersama BPS dan LPS mencatat indeks literasi keuangan naik menjadi 69,57% dari 66,46% pada tahun sebelumnya. Sementara indeks inklusi keuangan meningkat menjadi 93,61% dari 92,74%.

OJK juga mencatat terdapat delapan penyelenggara kredit alternatif terdaftar dengan total permintaan skor kredit mencapai 23,82 juta hit. Selain itu, 16 penyelenggara agregasi jasa keuangan telah terdaftar dengan 19,26 juta pengguna.

Kolaborasi antara pelaku ITSK dan industri keuangan juga terus berkembang. Hingga kini tercatat 1.357 kemitraan antara penyelenggara ITSK dan lembaga jasa keuangan.

Menurut Friderica, OJK juga menggunakan mekanisme regulatory sandbox untuk menguji sejumlah inovasi, mulai dari tokenisasi emas, surat berharga negara, manfaat properti, crypto asset fund, kustodian aset keuangan digital, hingga stablecoin.

Pengujian tersebut mencakup kesiapan teknologi, kelayakan model bisnis, pengelolaan risiko, serta aspek pelindungan konsumen.

Ke depan, OJK memfokuskan pengembangan ekosistem keuangan digital pada empat agenda.

Baca Juga: OJK Dorong Pedoman Tingkat Diskonto Aktuaris, Implementasi PSAK 117 Makin Terarah

Pertama, membangun tata kelola dan regulasi yang adaptif.

Kedua, memperkuat keamanan siber dan pelindungan konsumen.

Ketiga, mengembangkan talenta digital yang mampu bersaing secara global.

Keempat, memperkuat sinergi antara otoritas di tingkat pusat dan daerah.

Dengan agenda tersebut, OJK menempatkan perkembangan teknologi keuangan bukan hanya sebagai tujuan digitalisasi, tetapi sebagai instrumen untuk memperluas akses pembiayaan, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×