kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

OJK: Jumlah bank saat ini 116 di Indonesia


Kamis, 19 Januari 2017 / 22:45 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan  pada Januari 2017 ini jumlah bank di Indonesia sudah mengalami pengurangan. Jumlah bank pada awal bulan 2017 sudah menyusut dua bank menjadi 116 bank.

Menurut Mulya E Siregar Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan I OJK, berkurangnya dua bank ini berasal dari dua merger. Pertama adalah merger Bank Metro Express dan Bank Centratama Nasional Bank dengan investor dari Korea yaitu Shinhan Bank.

Sedangkan kedua adalah dari Bank Antar Daerah (Bank Anda) dengan investor dari Tiongkok yaitu CCB (China Construction Bank). “Sampai akhir tahun rencananya akan ada pengurangan total lima bank,” ujar Mulya, Kamis (19/1).

Mulya mengatakan merger ketiga dan keempat yang diproyeksi terjadi pada tahun ini adalah merger Bank Ekonomi Raharja dengan bank HSBC. Selain itu ada lagi merger antara Bank Dinar dan Bank Andara dengan investor baru dari Korea Selatan yaitu APRO FInancial.

Untuk merger terakhir, Mulya belum mau merinci akan dilakukan oleh investor mana dan antara bank apa dengan bank apa. Sebagai gambaran, dalam konsolidasi perbankan OJK mengharuskan investor yang akan membeli saham bank di Indonesia untuk melakukan penggabungan dua bank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×