Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater perusahaan pembiayaan menunjukkan pertumbuhan signifikan per November 2025.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan penyaluran pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan sebesar Rp 11,24 triliun per November 2025.
"Adapun BNPL perusahaan pembiayaan tumbuh 68,61% secara year on year (YoY)," ucapnya dalam konferensi pers RDK OJK, Jumat (9/1/2026).
Baca Juga: OJK Terbitkan Aturan Penyelenggaraan Buy Now Pay Later (BNPL)
Jika dilihat, pertumbuhan pembiayaan BNPL per November 2025 tercatat melambat jika dibandingkan posisi per Oktober 2025. Adapun pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 69,71% YoY menjadi Rp 10,85 triliun per Oktober 2025.
Senada, pertumbuhan pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan per Oktober 2025 terbilang melambat jika dibandingkan posisi per September 2025. Adapun penyaluran pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan mencapai Rp 10,31 triliun per September 2025 atau tumbuh sebesar 88,65% YoY.
Sementara itu, Agusman menyampaikan Non Performing Financing (NPF) gross BNPL perusahaan pembiayaan tercatat masih terjaga. Dia menyebut NPF gross BNPL perusahaan pembiayaan per November 2025 sebesar 2,78%, atau angkanya membaik dari posisi per Oktober 2025 yang sebesar 2,79%.
Selanjutnya: BKPM Tawarkan Strategi Baru Tarik Investasi High-Tech 2026
Menarik Dibaca: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Sabtu 10 Januari 2026, Ambil Cepat Keputusan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












