kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.796   103,00   0,58%
  • IDX 6.460   23,52   0,37%
  • KOMPAS100 852   1,98   0,23%
  • LQ45 648   1,27   0,20%
  • ISSI 224   1,01   0,45%
  • IDX30 360   1,23   0,34%
  • IDXHIDIV20 450   2,50   0,56%
  • IDX80 97   0,23   0,24%
  • IDXV30 124   0,46   0,37%
  • IDXQ30 116   0,50   0,44%

OJK: Merger Oto Multiartha dan Summit Oto Finance Bisa Tingkatkan Daya Saing


Kamis, 17 September 2026 / 14:51 WIB
OJK: Merger Oto Multiartha dan Summit Oto Finance Bisa Tingkatkan Daya Saing
ILUSTRASI. ilustrasi merger(Shutterstock/Shutterstock)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aksi merger atau penggabungan kembali terjadi di industri multifinance. PT Oto Multiartha (OTMA) dan PT Summit Oto Finance (SOFN) resmi mengumumkan aksi penggabungan usaha.

Mengenai hal itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai aksi penggabungan usaha PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance merupakan langkah positif dan strategis.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan langkah tersebut salah satunya dapat memperkuat efisiensi bisnis hingga bisa meningkatkan daya saing di industri multifinance. 

"Dapat meningkatkan daya saing di industri multifinance, khususnya segmen pembiayaan otomotif," katanya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Senin (14/9/2026).

Baca Juga: The Fed Menaikkan Suku Bunga, Saham Big Banks Menguat Pada Sesi I Kamis (17/9)

Saat ini, Agusman menyampaikan terdapat beberapa proses merger dan akuisisi oleh perusahaan multifinance yang telah disampaikan kepada OJK.

Sementara itu, Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) menilai aksi penggabungan usaha seperti PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance merupakan hal yang wajar terjadi di industri multifinance.

Ketua Umum APPI Suwandi Wiratno berpendapat aksi penggabungan itu kemungkinan besar bertujuan untuk efisiensi dan menjadikan satu perusahaan yang besar. Dia bilang hal itu juga sebelumnya dilakukan PT BCA Multi Finance yang merger dengan PT BCA Finance. 

"Itu wajar. Dua perusahaan dimerger untuk menjadi lebih gede dan lebih efisien. Itu juga sudah terjadi di BCA Finance," katanya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (10/9).

Suwandi juga mengatakan aksi merger juga dilakukan agar penerapan kontrol dan fungsi terhadap perusahaan bisa menjadi lebih sederhana.

"Mungkin sekarang perusahaan lebih banyak kontrol dan fungsinya, merger itu salah satu corporate action yang bisa dilakukan," ungkap Suwandi. 

Asal tahu saja, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilakukan 1 September 2026, disebutkan juga bahwa rencana penggabungan Summit Oto Finance dan Oto Multiartha sudah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, rencana penggabungan beserta rancangan akta penggabungan telah memperoleh persetujuan pemegang saham perseroan dalam RUPSLB yang digelar 1 September 2026.

Baca Juga: OJK Atur Penyeragaman Nama Unitlink Subdana di RPOJK PAYDI, Ini Kata Allianz Life

Summit Oto Finance berharap penggabungan itu dapat memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional dan kondisi keuangan perseroan penerima penggabungan sesuai ketentuan yang berlaku. Dijelaskan bahwa penggabungan tidak berdampak material terhadap kelangsungan usaha perseroan.

Adapun Oto Multiartha sebagai entitas yang menggabungkan diri akan berakhir dan bubar demi hukum pada 1 Oktober 2026, atau pada tanggal diperolehnya surat penerimaan pemberitahuan terkait dengan penggabungan dari Kementerian Hukum. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×