kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

OJK: Minat Investor Asing ke Perbankan RI Masih Tinggi, Ruang Ekspansi Masih Terbuka


Senin, 24 November 2025 / 16:12 WIB
OJK: Minat Investor Asing ke Perbankan RI Masih Tinggi, Ruang Ekspansi Masih Terbuka
ILUSTRASI. OJK tegaskan minat investor asing ke sektor perbankan Indonesia tetap tinggi, didukung fundamental solid dan kebutuhan likuiditas valas.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai minat investor asing untuk masuk ke sektor perbankan Indonesia masih tetap tinggi. Optimisme tersebut ditopang oleh fundamental industri yang solid serta kebutuhan pendalaman likuiditas valuta asing di dalam negeri.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan iklim investasi di sektor perbankan masih terjaga positif. Hal ini tercermin dari pertumbuhan kredit industri perbankan yang tetap kuat sebesar 7,70% year-on-year per September 2025, didukung oleh kondisi likuiditas yang memadai di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Kepercayaan terhadap fundamental sektor perbankan masih tinggi, terlihat dari pertumbuhan kredit yang solid dan likuiditas yang tetap ample,” ujar Dian dalam jawaban tertulisnya, dikutip Senin (24/11).

Baca Juga: AAUI Ungkap Dampak Bunga Deposito Rendah ke Asuransi Umum

Hingga September 2025, pangsa pasar bank asing dan kantor cabang bank asing (KCBA) di Indonesia tercatat 24,81%. Kontribusinya terhadap penyaluran kredit mencapai Rp 1.799,17 triliun, atau 22,04% dari total kredit perbankan nasional. Sementara penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) oleh bank asing mencapai Rp 2.093,59 triliun, atau 21,60% dari total DPK industri.

Dian menilai angka tersebut menunjukkan bahwa ruang ekspansi bank asing masih besar.

“Partisipasi bank asing di Indonesia masih sangat terbuka, selaras dengan risk appetite investor asing yang masih tinggi serta kebutuhan foreign direct investment (FDI) dan peningkatan likuiditas valas,” katanya.

Menurut OJK, peran investor asing akan tetap penting dalam memperkuat struktur pendanaan, mendorong pertumbuhan kredit, serta memperdalam pasar keuangan domestik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×