kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

OJK pastikan Bank Mandiri mudah masuk ke Malaysia


Selasa, 14 April 2015 / 17:55 WIB
ILUSTRASI. Direksi Adira Finance usai pemaparan kinerja di Jakarta (1/11/2023).


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus melancarkan komunikasi dengan Bank Negara Malaysia (BNM) untuk kesetaraan atau resiprokal perbankan.

Muliaman D. Hadad, Ketua Dewan Komisioner OJK, menyampaikan, sekarang sudah lebih longgar bagi bank-bank di Indonesia yang ingin mendirikan cabang di Malaysia.

Karena Indonesia dan Malaysia sudah membentuk kesepakatan bilateral melalui ASEAN Banking Integration Framework (ABIF). Nah, kesepakatan antar dua negara ini dapat menjadi dasar hukum bagi bank-bank Tanah Air yang mendirikan cabang di negeri jiran, tanpa perlu BNM membentuk aturan khusus bagi bank asing yang ingin masuk ke Malaysia.

“Payung hukumnya berdasarkan kesepakatan ABIF,” kata Muliaman, usai rapat Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK), di Kementerian Keuangan, Selasa (14/4).

Nah, seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang ingin mendirikan cabang di Malaysia bisa segera mengajukan izin tanpa rumit seperti sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×