kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

OJK: Pertumbuhan restrukturisasi kredit melambat


Minggu, 11 Maret 2018 / 19:17 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pertumbuhan nilai kredit perbankan yang direstrukturisasi dan hapus buku selama 2017 melambat.

Kredit yang direstrukturisasi pada 2017 hanya naik 7,7% year on year (yoy), sedangkan pada 2016 kenaikannya mencapai 81,2% yoy. Sementara, kredit yang dihapus buku sepanjang 2017 tercatat naik 17,4% yoy. Kenaikannya lebih rendah dibandingkan pada 2016 yang meningkat 20,2% yoy.

Boedi Armanto, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJKmengatakan, melambatnya pertumbuhan kredit yang direstrukturisasi dan hapus buku mengikuti kondisi ekonomi yang membaik. "Kebanyakan kredit yang direstrukturisasi pada kelompok bank kecil BUKU I dan bank non devisa," kata Boedi kepada Kontan.co.id, Minggu (11/3).

Sektor yang paling banyak direstrukturisasi adalah industri pengolahan dan perdagangan. Pada tahun ini OJK memproyeksi kenaikan jumlah kredit yang direstrukturisasi dan hapus buku akan kembali turun dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini didorong oleh terjaganya inflasi, perbaikan harga komoditas, pertambangan, peningkatan rating dan kemudahan memulai bisnis di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×