Reporter: Ferry Saputra | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat prospek pertumbuhan kinerja produk unitlink masih terbuka ke depan.
Meski demikian, pertumbuhan unitlink diperkirakan akan berlangsung lebih selektif seiring perubahan preferensi nasabah dan penguatan tata kelola produk.
Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, unitlink masih memiliki daya tarik bagi masyarakat, terutama bagi nasabah yang menginginkan kombinasi manfaat proteksi dan potensi hasil investasi.
Baca Juga: SBN Mendominasi Penempatan Investasi Industri Asuransi Jiwa pada Semester I-2026
"Hal itu sejalan dengan preferensi nasabah dan penguatan tata kelola produk," kata Ogi dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Selasa (1/9/2026).
Menurut Ogi, perusahaan asuransi perlu memastikan produk unitlink dipasarkan secara transparan serta sesuai dengan profil risiko dan kebutuhan nasabah. Dengan demikian, pertumbuhan bisnis unitlink diharapkan dapat berlangsung secara sehat dan berkelanjutan.
Dari sisi kinerja, OJK mencatat kontribusi unitlink terhadap pendapatan premi industri asuransi jiwa terus meningkat.
Per Juni 2026, premi industri asuransi jiwa yang berasal dari produk unitlink mencapai Rp 24,44 triliun.
Nilai tersebut setara dengan 25,77% dari total pendapatan premi industri asuransi jiwa yang mencapai Rp 94,83 triliun.
Secara bulanan, kontribusi unitlink juga meningkat. Pada Mei 2026, premi unitlink tercatat menyumbang 24,47% dari total pendapatan premi asuransi jiwa sebesar Rp 76,79 triliun.
Baca Juga: Total Polis Industri Asuransi Jiwa Tumbuh 7,7% pada Semester I-2026
Ogi menilai, capaian tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap produk unitlink masih tetap ada, meskipun industri asuransi jiwa menghadapi kondisi pasar yang dinamis.
Ke depan, OJK mendorong perusahaan asuransi untuk tetap mengedepankan kesesuaian produk dengan kebutuhan dan profil risiko nasabah.
Langkah tersebut dinilai penting agar pertumbuhan unitlink tidak hanya mengejar peningkatan premi, tetapi juga dapat berlangsung secara berkelanjutan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













