kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.933   47,00   0,26%
  • IDX 6.031   -115,44   -1,88%
  • KOMPAS100 775   -16,68   -2,11%
  • LQ45 594   -12,08   -1,99%
  • ISSI 211   -3,62   -1,69%
  • IDX30 330   -5,56   -1,66%
  • IDXHIDIV20 422   -7,90   -1,84%
  • IDX80 89   -1,90   -2,10%
  • IDXV30 116   -1,38   -1,18%
  • IDXQ30 108   -1,77   -1,61%

OJK: Multifinance Lebih Selektif Pilih Debitur Demi Jaga Posisi Kredit Bermasalah


Kamis, 09 April 2026 / 13:46 WIB
OJK: Multifinance Lebih Selektif Pilih Debitur Demi Jaga Posisi Kredit Bermasalah
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Kantor Cabang BCA Finance, Jakarta (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut industri pembiayaan tetap menargetkan pertumbuhan penyaluran pembiayaan di tengah dinamika perekonomian. 

Namun, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menerangkan industri kini melakukan pendekatan yang lebih selektif dalam memilih debitur.

"Hal itu guna memitigasi risiko gagal bayar, sejalan dengan upaya menjaga kualitas pembiayaan dan keberlanjutan kinerja industri," katanya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Rabu (8/4).

Baca Juga: OJK Dukung Proses Dana Syariah (DSI), Dude Herlino & Allysa Soebandono Diperiksa

Agusman menilai dinamika perekonomian bisa menjadi tantangan bagi multifinance dalam mendorong kinerja pada tahun ini. Sebab, kondisi tersebut dapat memengaruhi permintaan dan kualitas pembiayaan. 

Oleh karena itu, dia mendorong perusahaan multifinance terus memperkuat manajemen risiko, menjaga kualitas portofolio, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan. "Ditambah, mengedepankan prinsip perlindungan konsumen," ucap Agusman.

Terkait kinerja industri, OJK mencatat, piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 512,14 triliun per Februari 2026, tumbuh 1,01% secara year on year (YoY).

Sementara itu, tingkat Non Performing Financing (NPF) gross perusahaan pembiayaan per Februari 2026 sebesar 2,78%. Angkanya terbilang memburuk, jika dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,72%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×