kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

OJK: Sinergi sektor keuangan harus lebih didorong


Kamis, 20 Oktober 2016 / 13:14 WIB
OJK: Sinergi sektor keuangan harus lebih didorong


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Dua tahun kepemimpinan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sudah bergulir. Sejumlah kebijakan ekonomi untuk merespons tantangan-tantangan ekonomi yang terjadi pun sudah ditempuh. 

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad menilai, beberapa paket kebijakan sudah dikeluarkan, beberapa program penyederhanaan dan juga pemotongan izin dan sebagainya juga sudah dilakukan. 

Ia mencontohkan, upaya pemerintah yang mendorong akses keuangan agar semakin kuat melalui Keputusan Presiden (Keppres) tentang Keuangan Inklusif, sudah sejalan dengan apa yang juga dirasakan secara global oleh negara-negara lain.

"Bahwa mendekatkan layanan keuangan untuk seluruh masyarakat itu bisa memberdayakan, terutama bisa melepas mereka dari impitan kemiskinan," ujar Muliaman.

Muliaman menambahkan, ke depannya, pemerintah perlu terus melakukan intensifikasi atau penekanan fokus kebijakan, terutama yang terkait dengan sektor keuangan.

"Banyak juga yang perlu dikaji kembali, banyak kegiatan-kegiatan keuangan yang memerlukan sinergi, karena sektor keuangan terkait dengan teknologi, terkait dengan pemerintah daerah dan lainnya. Ini yang menurut saya untuk 2017, 2018 dan seterusnya perlu didorong," ucap Muliaman.

(Citro Atmoko)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×