kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

OJK Soroti Peluang Pembiayaan Hijau di Tengah Risiko Pasokan BBM


Jumat, 10 April 2026 / 14:51 WIB
OJK Soroti Peluang Pembiayaan Hijau di Tengah Risiko Pasokan BBM
ILUSTRASI. Dinamika geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan BBM dapat menjadi katalis percepatan adopsi kendaraan listrik.(KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai dinamika geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan bahan bakar minyak (BBM) dapat menjadi katalis percepatan adopsi kendaraan listrik di dalam negeri.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman mengatakan, kondisi tersebut perlu dicermati sebagai peluang bagi industri pembiayaan.

“Dinamika geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan BBM perlu dicermati sebagai peluang percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia, sehingga industri multifinance dapat memperluas portofolio pembiayaan hijau,” ujar Agusman dalam lembar jawaban tertulis OJK, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga: Studi Prudential Ungkap Tren Side Hustle Meningkat

Dari sisi kinerja, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik oleh industri multifinance tercatat menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga Februari 2026, pembiayaan kendaraan listrik tumbuh 39,35% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 21,94 triliun.

Agusman merinci, pembiayaan tersebut masih didominasi kendaraan roda empat listrik maupun hybrid dengan porsi mencapai 83,52% atau senilai Rp 18,32 triliun.

Dengan tren tersebut, industri multifinance dinilai memiliki peluang untuk terus memperbesar kontribusi pembiayaan hijau seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×