kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

OVO bekukan layanan paylater di Tokopedia


Selasa, 22 September 2020 / 21:10 WIB
OVO bekukan layanan paylater di Tokopedia
ILUSTRASI. Konsumen memindai barcode untuk melakukan pembayaran dengan aplikasi uang elektronik di salah satu gerai minuman di Jakarta, Selasa (7/1). Pelaku industri uang elektronik memproyeksi industri uang elektronik berpotensi memberikan kontribusi hingga 8 perse


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejak beberapa bulan, perusahaan dompet digital, OVO membekukan layanan Paylater di Tokopedia. Namun pihak Tokopedia tidak mengungkapkan alasan pembekuan itu.

"Mungkin pertanyaan itu diajukan ke OVO mengenai pembekuan tersebut. Di Tokopedia, kami punya beberapa partner jadi lebih baik tanya ke OVO," kata VP of Fintech and Payment Tokopedia Vira Widiyasari, Selasa (22/9).

Ia juga tidak mengungkapkan apakah pembekuan itu berefek terhadap bisnis Tokopedia. Yang jelas, Tokopedia terus berinovasi memberikan layanan dan program menarik konsumen di Indonesia.

Baca Juga: Inilah cara upgrade OVO, GoPay, dan LinkAja untuk cairkan insentif Kartu Prakerja

"Syukur, Alhamdulillah orang-orang lebih aktif menggunakan platform Tokopedia mulai dari toko grosir, kesehatan di platform, yang terus bertambah dan mempermudah transaksi yang dilakukan konsumen," jelasnya.

Baik Presiden Direktur PT Visionet Internasional (OVO) Karaniya Dharmasaputra maupun Head of Public Relations OVO Sinta Setyaningsih belum memberikan tanggapan kepada Kontan terkait masalah tersebut.

Akibat pembekuan tersebut, akun pengguna OVO Paylater terblokir dan mereka tidak bisa melakukan transaksi seperti biasa.

Berdasarkan situs resmi Tokopedia, hanya tertulis permohonan maaf atas ketidaknyamanan karena ada gangguan terkait verifikasi akun OVO Paylater sampai tujuh hari ke depan.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang kamu alami Toppers, mulai tanggal 27 April 2020, dikarenakan situasi pandemi Covid-19 untuk sementara waktu OVO PayLater di aplikasi Tokopedia tidak dapat digunakan untuk bertransaksi," tertulis dalam layanan bantuan di situs Tokopedia.

Baca Juga: Susul LinkAja dan Ovo, Gopay sah jadi penyalur insentif peserta kartu prakerja,

Hal ini dilakukan agar perusahaan dapat melayani semaksimal mungkin seluruh pelanggan OVO PayLater selama situasi Covid-19. Pihaknya akan memantau dan menginformasikan kembali apabila ada perubahan mengenai akun OVO PayLater jika situasi telah kembali membaik.

"Jika kamu masih memiliki pertanyaan lainnya, silakan hubungi customer service OVO di nomor 1500696 atau email ke cs.paylater@taralite.com," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×