kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

P2P Lending JULO raih pendanaan US$ 10 Juta


Minggu, 22 September 2019 / 16:39 WIB

P2P Lending JULO raih pendanaan US$ 10 Juta
ILUSTRASI. Fintech JULO salurkan dana penghargaan dari UNCDF ke 505


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan Peer-to-peer (P2P) Lending asal Indonesia, PT JULO Teknologi Finansial, telah menerima pendanaan seri A dari Perusahaan yang dipimpin oleh Quona Capital. Perusahaan-perusahaan seperti Skystar Capital, East Ventures, Provident Capital, Gobi Partners, dan Convergence Ventures juga berpartisipasi dalam putaran pendanaan ini.

Kali ini, JULO berhasil mendapatkan tambahan pendanaan sebesar US$ 10 Juta. Pendanaan membuka kesempatan bagi JULO untuk terus berkembang meningkatkan layanan.

Baca Juga: Digital Mediatama Maxima akan IPO pada 11 Oktober mendatang

JULO berdiri pada akhir tahun 2016, dan telah bekerja sama dengan banyak bank dan juga perusahaan. JULO menawarkan pinjaman hingga 8 juta rupiah yang dapat dicicil oleh nasabah hingga 6 bulan lamanya. JULO memberikan bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan pinjaman online lainnya, yaitu 3%-4% per bulannya.

Tidak hanya ingin terus berkembang dari segi perusahaan dan bisnis saja, namun JULO juga ingin terus memberikan layanan terbaik bagi para nasabah. Untuk mengapresiasi para nasabah, JULO memberikan berbagai keuntungan bagi nasabah yang memiliki riwayat pembayaran yang baik dalam bentuk cashback dan juga keuntungan lain seperti beragam undian dengan hadiah menarik tiap bulannya.

Hingga saat ini, JULO telah menyalurkan dana lebih dari Rp 400 Miliar kepada lebih dari 100.000 nasabah. Menurut CEO & Founder JULO Adrianus Hitijahubessy, yang telah berpengalaman dalam sistem penilaian kredit, JULO menggunakan sistem credit scoring yang lebih efisien dibandingkan dengan pesaing Fintech lainnya di Indonesia.

Baca Juga: Tanamduit catat penjualan SBR008 sekitar Rp 11 miliar

“Dengan pendanaan ini, JULO akan fokus untuk mengembangkan bisnis secara keseluruhan dengan memperluas tim dan meningkatkan terus kualitas sistem skor kredit JULO. Kami juga akan terus fokus membantu pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan dan terus memberikan yang terbaik untuk para nasabah,” ujar Adrianus dalam keterangan tertulis pada Minggu (22/9).

Founder Quona Capital Ganesh Rengaswamy bilang sebagian besar pinjaman JULO digunakan untuk tujuan produktif yang diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga dan usaha-usaha kecil di Indonesia. Ia berharap kedepannya, JULO akan semakin maju, berkembang, dan dapat terus bersaing dengan perusahaan pinjaman online lokal maupun internasional.


Reporter: Maizal Walfajri
Editor: Azis Husaini
Video Pilihan

Tag

Close [X]
×