kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.865   82,00   0,46%
  • IDX 6.262   -103,52   -1,63%
  • KOMPAS100 821   -13,95   -1,67%
  • LQ45 625   -9,27   -1,46%
  • ISSI 216   -4,31   -1,95%
  • IDX30 351   -4,88   -1,37%
  • IDXHIDIV20 428   -5,87   -1,35%
  • IDX80 94   -1,52   -1,59%
  • IDXV30 118   -1,59   -1,33%
  • IDXQ30 111   -1,41   -1,25%

Panin AM Optimistis Dana Kelolaan Tembus Rp 17 Triliun hingga Akhir 2026


Selasa, 11 Agustus 2026 / 14:56 WIB
Panin AM Optimistis Dana Kelolaan Tembus Rp 17 Triliun hingga Akhir 2026
ILUSTRASI. Panin Asset Management (Panin AM) optimistis dana kelolaan atau asset under management (AUM) dapat terus bertumbuh (KONTAN/Muradi)


Reporter: Vivit Dewi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Panin Asset Management (Panin AM) optimistis dana kelolaan atau asset under management (AUM) dapat terus bertumbuh hingga akhir tahun 2026. Manajer investasi ini menargetkan dana kelolaan mencapai Rp 17 triliun, seiring dengan peluang pemulihan kinerja pasar saham dan obligasi pada semester II-2026.

Direktur Panin Asset Management, Rudiyanto, menilai prospek pertumbuhan dana kelolaan perusahaan cukup baik. Optimisme tersebut didukung oleh peluang rebound Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan harga obligasi pada semester II-2026.

"Cukup baik karena kinerja IHSG dan harga obligasi berpeluang rebound pada semester II," kata Rudiyanto kepada Kontan, Senin (10/8/2026).

Berdasarkan data dana kelolaan Panin AM, total dana kelolaan saat ini mencapai Rp 14,10 triliun dengan jumlah investor sebanyak 71.680.

Panin AM menawarkan sejumlah produk reksadana kepada nasabah, mulai dari reksadana konvensional, global syariah hingga reksadana terproteksi. Produk-produk tersebut ditawarkan dengan menyesuaikan profil risiko masing-masing nasabah.

Baca Juga: Investor Pasar Modal Tembus 30 Juta, Surya Fajar Sekuritas Soroti Aktivasi Nasabah

Kinerja reksadana yang baik diharapkan dapat mendorong investor untuk melakukan investasi dalam jangka panjang sehingga turut menopang pertumbuhan dana kelolaan perusahaan.

"Sebagai perusahaan, kami berharap kinerja reksadana yang baik dapat menarik investor melakukan investasi jangka panjang sehingga dana kelolaan meningkat. Saat ini targetnya Rp 17 T," ujar Rudiyanto.

Optimisme Panin AM tersebut sejalan dengan aliran dana yang masuk ke industri reksadana. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat investor reksadana membukukan net subscription sebesar Rp 3,43 triliun secara month-to-date (mtd) per 30 Juli 2026. Secara year-to-date (ytd), net subscription tercatat sebesar Rp 1,29 triliun.

Dari sisi Nilai Aktiva Bersih (NAB), OJK mencatat nilai reksadana mencapai Rp 667 triliun per 7 Agustus 2026. Sementara itu, nilai Asset Under Management (AUM) industri pengelolaan investasi tercatat sebesar Rp 1.026 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×