kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.059.000   35.000   1,16%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Papua Selatan Jadi Provinsi dengan Pertumbuhan Pembiayaan Terbesar per Januari 2026


Minggu, 08 Maret 2026 / 13:09 WIB
Papua Selatan Jadi Provinsi dengan Pertumbuhan Pembiayaan Terbesar per Januari 2026


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan piutang pembiayaan industri multifinance tercatat hanya tumbuh tipis saja per Januari 2026. Meskipun demikian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat Papua Selatan menjadi provinsi dengan pertumbuhan terbesar.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan piutang pembiayaan multifinance di Provinsi Papua Selatan tumbuh 116,09% secara Year on Year (YoY) per Januari 2026.

Baca Juga: OJK Proyeksikan Pembiayaan Fintech Lending Terus Tumbuh Positif pada 2026

"Didorong peningkatan pembiayaan alat berat yang mencapai Rp 484,69 miliar," ujarnya dalam lembar jawaban RDK OJK, Kamis (5/3/2026).

Agusman memproyeksikan pembiayaan alat berat di industri multifinance diperkirakan akan tumbuh positif ke depannya. Meskipun demikian, dia mengatakan kinerja pembiayaan alat berat akan dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti tekanan harga beberapa komoditas.

Mengenai kinerja industri, OJK mencatat piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 508,27 triliun per Januari 2026. Nilai piutangnya tumbuh 0,78% secara tahunan atau YoY. 

Baca Juga: OJK: Papua Selatan Jadi Provinsi dengan Pertumbuhan Pembiayaan Multifinance Terbesar

Jika ditelaah, pertumbuhan Januari 2026 terbilang meningkat, jika dibandingkan posisi Desember 2025. Adapun piutang pembiayaan per Desember 2025 tumbuh 0,61% YoY, dengan nilai Rp 506,5 triliun.

Sementara itu, tingkat Non Performing Financing (NPF) gross multifinance per Januari 2026 sebesar 2,72%. Angkanya terbilang memburuk atau meningkat, jika dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,51%. 

Baca Juga: Antisipasi Tekanan Musiman, Multifinance Jaga Kualitas Pembiayaan Usai Ramadan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Financial Statement in Action AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×