kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Parikesit: Akuisisi BPUI belum ada tindak lanjut


Selasa, 12 Juli 2011 / 18:25 WIB
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah di BNI, hari ini Jumat 2 Oktober, periksa sebelum tukar valas./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/17/07/2020


Reporter: Ruisa Khoiriyah | Editor: Ruisa Khoiriyah

JAKARTA. Pemerintah masih belum menunjukkan gelagat merestui atau tidak merestui niat Bank BNI mengakuisisi Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI). Meski surat resmi rencana akuisisi antar-BUMN tersebut sudah diterima sejak beberapa bulan silam, Kementerian Negara BUMN sampai hari ini mengaku belum menindaklanjuti.

Parikesit Suprapto, Deputi Bidang Jasa Kementerian Negara BUMN, menuturkan hal tersebut pada KONTAN, hari ini (12/7). "(Soal akuisisi BPUI oleh BNI) belum ada tindak lanjut," tandasnya.

Parikesit tidak menjelaskan lebih terperinci mengapa pemerintah belum menindaklanjuti rencana akuisisi tersebut. Ketika ditanya, apakah ini artinya pemerintah tidak merestui rencana Bank BNI, Parikesit menjawab: "Mereka (Bank BNI) sedang membuat kajian, tunggu saja," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×