kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pasca lebaran NPF cenderung naik, ini strategi Mandiri Tunas Finance


Minggu, 13 Mei 2018 / 21:46 WIB
ILUSTRASI. Booth Mandiri Tunas Finance di IIMS


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandiri Tunas Finance (MTF) sudah berancang-ancang mengatur strategi guna menjaga angka non performing finance (NPF) tetap aman pasca lebaran kendati ada potensi meningkat.

Direktur MTF Harjanto Tjitohardjojo menilai, rasio kredit macet pasca hari raya idul fitri memang menjadi tantangan. Namun MTF akan berusaha mengingatkan konsumen untuk melakukan pembayaran lebih awal melalui short message service (SMS) atau pesan singkat.

Sampai April 2018, NPF MTF mencapai 0,75%. Ada perbaikan dibanding bulan sebelumnya yakni Maret sebesar 0,78%.

"Kita tetap jaga di bawah 1%, tapi bisa saja memang setelah lebaran di atas angka bulan April lalu," kata Harjanto kepada Kontan.co.id, akhir pekan lalu.

Untuk itu, MTF masih akan terus mencoba untuk menjaga verifikasi data konsumen. Selama faktor ekonomi mendukung kata Harjanto, MTF berharap tetap bisa menjaga NPF di level aman.

Beberapa strategi lain misalnya, kualitas kredit dari awal tetap dijaga dengan mengingatkan nasabah serta tim penanganan yang dipisah agar lebih fokus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×