kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Pefindo tegaskan peringkat AA untuk Bank Panin


Senin, 06 Agustus 2012 / 19:10 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan kembali peringkat AA untuk Bank Pan Indonesia (Bank Panin) serta obligasi-obligasi yang diterbitkan perusahaan dengan nilai total Rp 1,54 triliun.

Dalam rilis yang diterima Kontan, Senin (6/8) disebutkan jika Pefindo juga menetapkan kembali peringkat AA- untuk Obligasi Subordinasi yang diterbitkan perusahaan dengan nilai total Rp 3,95 triliun. "Prospek dari peringkat ini adalah stabil," kata analis Pefindo Dyah Puspita Rini dan Hendro Utomo dalam rilis tersebut.

Keduanya menyebut jika peringkat tersebut mencerminkan posisi perusahaan yang sangat kuat di segmen kredit komersial, tingkat permodalan yang sangat baik dan profil likuiditas yang sehat. Pefindo juga mengakui dukungan yang kuat dari kelompok ANZ Banking Group sebagai salah satu pemegang saham perusahaan. Namun keduanya menggarisbawahi peringkat tersebut dibatasi oleh tingkat profitabilitas perusahaan yang menengah dan potensi tekanan pada kualitas aset.

Di sisi lain Pefindo juga merevisi prospek perusahaan menjadi positif dari stabil untuk peringkat BBB+ terhadap PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk (Bank Saudara). Prospek tersebut merefleksikan dampak yang mungkin terjadi dari rencana akuisisi 33% saham oleh PT Bank Woori Indonesia yang 95,2% dimiliki oleh Woori Bank Korea (mendapatkan peringkat A-/Stabil oleh S&P).

Analis Pefindo Putri Amanda dan Hendro Utomo menyebutkan jika Pefindo memberikan peringkat BBB+ untuk Obligasi I/2011 yang beredar sebesar Rp 250 miliar. "Peringkat tersebut mencerminkan dukungan kuat dan teruji dari pemegang saham, kualitas aset yang terkendali dan model bisnis perusahaan yang memberikan margin tinggi," ujar keduanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×