kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.185   0,00   0,00%
  • IDX 5.212   -53,82   -1,02%
  • KOMPAS100 675   -7,50   -1,10%
  • LQ45 529   -3,65   -0,68%
  • ISSI 176   -3,17   -1,77%
  • IDX30 297   -2,56   -0,86%
  • IDXHIDIV20 396   -3,12   -0,78%
  • IDX80 78   -0,86   -1,10%
  • IDXV30 110   -1,36   -1,23%
  • IDXQ30 100   -0,82   -0,81%

Pemangkasan RKAB Batubara, BRI Finance Pastikan Pembiayaan Alat Berat Tetap Stabil


Jumat, 06 Maret 2026 / 14:10 WIB
Pemangkasan RKAB Batubara, BRI Finance Pastikan Pembiayaan Alat Berat Tetap Stabil
ILUSTRASI. BRI Finance (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BRI Multifinance Indonesia memastikan permintaan pembiayaan alat berat pada tahun ini masih berjalan stabil di tengah dinamika penyesuaian wacana pemangkasan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batubara 2026.

Direktur Utama BRI Multifinance Indonesia Wahyudi Darmawan memandang, hal tersebut merupakan bagian dari dinamika perencanaan usaha di sektor pertambangan. Hingga saat ini, ia belum melihat adanya indikasi penundaan pembiayaan maupun ekspansi alat berat. 

“Terkait permintaan pembiayaan alat berat tahun ini, kami melihat permintaan masih berjalan dengan baik, terutama pada sektor-sektor produktif yang memiliki fundamental usaha yang kuat,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (4/3/2026).

Baca Juga: Menakar Peluang Industri Asuransi dari Lonjakan Produksi Migas

Wahyudi menambahkan, perusahaan akan tetap selektif dalam menyalurkan pembiayaan dengan mengedepankan kualitas portofolio dan keberlanjutan usaha debitur. 

Dari sisi strategi, Wahyudi menyebut, pihaknya konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian serta manajemen risiko yang prudent, sembari terus memantau perkembangan kebijakan dan kondisi industri.

Dengan mempertimbangkan perkembangan rencana RKAB saat ini, perusahaan memproyeksikan pembiayaan alat berat hingga akhir tahun tetap berada pada level yang stabil. 

"Perusahaan akan fokus pada peluang dengan prospek positif serta menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan," tuturnya.

Adapun per awal 2026, penyaluran pembiayaan alat berat perusahaan diklaim meningkat 144,68% secara tahunan (year on year/yoy). Kontribusi pembiayaan alat berat terhadap total portofolio mencapai 20,17%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×