kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Pembiayaan Alat Berat BRI Finance Tumbuh 35,28% hingga Juni 2026


Selasa, 04 Agustus 2026 / 13:20 WIB
Pembiayaan Alat Berat BRI Finance Tumbuh 35,28% hingga Juni 2026
ILUSTRASI. BRI Finance (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BRI Multifinance Indonesia atau BRI Finance mencatat kinerja positif pada segmen pembiayaan alat berat. 

Sekretaris Perusahaan BRI Finance Aditia Fakhri Ramadhani mengungkapkan hingga Juni 2026, penyaluran pembiayaan alat berat perusahaan tumbuh sebesar 35,28% year on year (YoY).

“Secara keseluruhan, penyaluran pembiayaan alat berat BRI Finance masih mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (4/8/26).

Baca Juga: BSI dan Danantara Perkuat Ekosistem UMKM, Bidik Pelaku Usaha Naik Kelas

Dikatakannya pertumbuhan ini menunjukkan bahwa sejumlah sektor usaha masih membutuhkan pembiayaan alat yang berat. Di sisi lain, perusahaan juga menerapkan strategi pembiayaan yang tetap menyalurkan ke sektor-sektor yang memiliki prospek dan profil risiko yang baik sehingga pertumbuhan kinerja tetap terjaga.

Penyediaan pembiayaan alat berat di BRI Finance saat ini masih didominasi oleh sektor non-tambang dengan kontribusinya mencapai 85,41% terhadap total portofolio pembiayaan alat berat.

Katanya, angka ini menunjukkan bahwa sektor konstruksi, logistik, dan sektor produktif lainnya masih menjadi pendorong utama pertumbuhan permintaan pembiayaan alat berat di perusahaan.

Dengan kinerja yang apik sepanjang paruh pertama tahun ini, Aditia optimis permintaan pembiayaan pada segmen ini masih positif hingga akhir tahun 2026 seiring dengan masih berlanjutnya aktivitas pada sektor produktif, terutama non-tambang.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa perusahaan akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan, sekaligus fokus pada sektor dengan fundamental bisnis yang baik.

Strategi ini dilakukan guna menjaga kualitas portofolio sekaligus mendorong pertumbuhan kinerja segmen pembiayaan alat berat yang berkelanjutan.

Baca Juga: LLV Beberkan Tantangan yang Masih Dihadapi Industri Modal Ventura hingga Akhir 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×