kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.814   -14,00   -0,08%
  • IDX 8.126   94,30   1,17%
  • KOMPAS100 1.147   15,23   1,35%
  • LQ45 829   7,62   0,93%
  • ISSI 289   5,03   1,77%
  • IDX30 431   3,87   0,91%
  • IDXHIDIV20 517   3,88   0,76%
  • IDX80 128   1,54   1,21%
  • IDXV30 141   1,31   0,94%
  • IDXQ30 140   1,07   0,77%

Pembiayaan bermasalah BNI Syariah mendaki


Selasa, 11 Juli 2017 / 16:10 WIB
Pembiayaan bermasalah BNI Syariah mendaki


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. PT BNI Syariah mengatakan rasio pembiayaan bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) perseroan di kuartal II 2017 mengalami peningkatan. Direktur BNI Syariah Dhias Widhiyati mengungkapkan, peningkatan tersebut merupakan imbas dari penurunan kualitas di sektor pembiayaan BNI Syariah.

"Penurunan kualitas (pembiayaan) antara lain di sektor industri pengolahan dan pertambangan, termasuk turunannya," katanya kepada KONTAN, Selasa (11/7). Kendati demikian, anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ini optimis pihaknya dapat menekan laju NPF hingga di bawah 3% pada akhir tahun 2017.

Sebagai tambahan informasi saja, sepanjang paruh pertama 2017 BNI Syariah mencatatkan pertumbuhan signifikan. Hal ini tercermin dari pertumbuhan penyaluran pembiayaan hingga Juni 2017 yang melampaui target mencapai Rp 22,5 triliun atau tumbuh 18,84%. Adapun, target pembiayaan perseroan di semester I 2017 yakni sebesar Rp 21,9 triliun.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×