Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menemukan peluang baru untuk pertumbuhan pembiayaan kendaraannya atau disebut juga sebagai BSI OTO.
Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar menyampaikan, penyaluran BSI OTO terus tumbuh positif sepanjang tahun 2026 berjalan. Pertumbuhan BSI OTO salah satunya didorong oleh meningkatnya minat masyarakat untuk membeli kendaraan listrik.
"Ketertarikan masyarakat terhadap kendaraan listrik atau electric vehicle (EV), meningkat seiring dengan kesadaran terhadap ramah lingkungan," kata Wisnu saat dihubungi, Selasa (16/6/2026).
Baca Juga: Porsi Pembiayaan Fintech Lending ke Sektor Produktif Turun Jadi 34,09% per April 2026
Wisnu mencatat hingga April 2026, pembiayaan BSI OTO mencapai Rp 6,62 triliun. Realisasi itu terhitung tumbuh 13,4% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Total pembiayaan tersebut digunakan untuk pembelian kendaraan nasabah sekitar 5.000 unit. Akan tetapi, Wisnu tidak merinci berapa banyak unit kendaraan listrik dari jumlah tersebut.
Wisnu memastikan BSI akan terus mendorong layanannya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kendaraan, termasuk juga kendaraan listrik yang semakin diminati.
Baca Juga: Asuransi Asei Soroti Pengaruh Perlambatan Ekspor-Impor terhadap Pertumbuhan Premi
Ia pun optimistis pembiayaan BSI OTO akan terus tumbuh positif ke depannya. Untuk menjaga pertumbuhan itu, BSI secara aktif memberi penawaran berupa skema angsuran tetap hingga lunas.
"Kami optimistis tren ini terus tumbuh seiring meningkatnya preference masyarakat terhadap layanan syariah yang memberi kenyamanan bagi nasabah dan juga alternatif kendaraan sesuai kebutuhan masyarakat, termasuk kendaraan listrik," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













