kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Pembiayaan Kendaraan Listrik CNAF Melonjak 87% pada 2025, Tembus Rp 1,38 Triliun


Kamis, 15 Januari 2026 / 17:22 WIB
Pembiayaan Kendaraan Listrik CNAF Melonjak 87% pada 2025, Tembus Rp 1,38 Triliun
ILUSTRASI. Pembiayaan kendaraan listrik industri multifinance (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja pembiayaan baru kendaraan listrik alias electric vehicle (EV) PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) melesat signifikan sepanjang 2025. 

Hingga Desember 2025, nilai pembiayaan baru EV dan kendaraan hybrid CNAF mencapai Rp 1,38 triliun, tumbuh 87% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 739 miliar.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, lonjakan tersebut mencerminkan semakin kuatnya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan, seiring pergeseran preferensi konsumen ke arah efisiensi dan keberlanjutan.

Baca Juga: LKM BKD Ponorogo Optimis Tumbuh 5%: Tiga Jurus Jitu Hadapi Persaingan

“Kendaraan listrik kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Pasarnya mulai terbentuk dan permintaannya terus meningkat,” ujar Ristiawan kepada Kontan, Senin (13/1/2026).

Meski pemerintah menghentikan insentif impor kendaraan listrik completely built-up (CBU) mulai 2026, Ristiawan menilai prospek pembiayaan EV masih tetap positif. Menurutnya, kebijakan tersebut justru membuka peluang lebih besar bagi kendaraan listrik rakitan lokal untuk berkembang. “Dengan berakhirnya insentif CBU, industri perakitan dalam negeri berpotensi mendapatkan momentum,” katanya.

Dari sisi harga, Ristiawan mengakui adanya potensi kenaikan harga unit EV. Namun, hal tersebut dinilai belum akan menggerus minat konsumen secara signifikan.

Seiring dengan kinerja yang solid sepanjang 2025, CNAF menargetkan pembiayaan kendaraan ramah lingkungan, termasuk EV dan hybrid, dapat tumbuh 7% pada 2026. Untuk menjaga momentum tersebut, CNAF akan memperkuat kolaborasi dengan produsen dan dealer, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi nasabah.

“Kami fokus memastikan ketersediaan unit sekaligus mempermudah masyarakat untuk memiliki kendaraan ramah lingkungan,” lanjutnya.

Selanjutnya: Menopause Bukan Cuma Milik Wanita, Ini yang Terjadi pada Pria

Menarik Dibaca: Menopause Bukan Cuma Milik Wanita, Ini yang Terjadi pada Pria

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×