kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.789   55,00   0,31%
  • IDX 6.221   -34,23   -0,55%
  • KOMPAS100 825   -6,05   -0,73%
  • LQ45 625   0,55   0,09%
  • ISSI 212   -0,83   -0,39%
  • IDX30 355   0,75   0,21%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 94   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 114   0,59   0,52%

Pemda Berebut Pinjaman, 29 Daerah Ajukan Dana Hingga Rp 9 Triliun ke SMI


Selasa, 05 Mei 2026 / 17:11 WIB
Pemda Berebut Pinjaman, 29 Daerah Ajukan Dana Hingga Rp 9 Triliun ke SMI
ILUSTRASI. PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menyalurkan pembiayaan hingga Rp 885,85 miliar kepada Pemerintah (Dok SMI/Arianta)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebanyak 29 pemerintah daerah (Pemda) telah mengajukan pinjaman infrastruktur melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), dengan total nilai pinjaman yang diperkirakan mencapai Rp 8 triliun hingga 9 triliun. 

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Askolani, mengatakan bahwa angka tersebut bahkan berpotensi terus bertambah seiring masih banyaknya daerah yang berencana mengajukan usulan serupa.

"Yang sudah masuk ke PT SMI saat ini sekitar 28-29 Pemda dan kemungkinan akan tambah, dan masih ada banyak Pemda juga yang akan mengusulkan," ujar Askolani dalam Konferensi Pers APBN, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga: OJK Catat Klaim Asuransi Umum Diproyeksi Naik hingga Akhir 2026

Ia menjelaskan, pengajuan pinjaman tersebut dilakukan melalui skema yang difasilitasi PT SMI, terlepas dari skema Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2025 yang hingga kini belum dimanfaatkan oleh daerah-daerah tersebut.

"Kami sampaikan kalau dari skema PP 38 Tahun 2025 belum ada yang memanfaatkan itu, tetapi Pemda sudah mengajukan skema pinjaman melalui PT SMI," katanya.

Askolani menekankan bahwa skema ini membawa manfaat ganda. PT SMI akan membiayai pembangunan infrastruktur di daerah-daerah yang mengajukan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal. 

Sementara itu, cicilan pinjaman akan disesuaikan dengan kapasitas fiskal masing-masing daerah.

"Pemda bisa mencicil sesuai dengan kapasitas fisikal mereka sesuai dengan skema yang akan nanti disepakatin dengan PT SMI," imbuh Askolani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×