kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah dorong koperasi syariah jadi penyalur KUR


Rabu, 07 November 2018 / 19:11 WIB
ILUSTRASI. Produk kerajinan kulit


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga keuangan syariah penyalur kredit usaha rakyat (KUR) masih minim. Hingga saat ini, hanya PT BRI Syariah Tbk yang menyalurkan KUR. Oleh sebab itu, pemerintah lewat Kementrian Koperasi dan UKM (Kemkop UKM) dorong koperasi syariah untuk menjadi penyalur KUR.

"Saya berharap ada dari koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah (KSPPS) termasuk dari Baitut Tamwil Muhammadiyah (BMT) menjadi penyalur KUR," kata Yuana dalam siaran persnya, Rabu (7/11).

Menurut Yuana KSPPS-BTM bisa menjadi penyalur KUR. Lantaran BTM telah ditunjang sistem teknologi informasi (IT) dan financial teknologi yang baik. Yuana yakin KSPPS bakal mampu memenuhi persyaratan yang diminta, termasuk kredit macet (NPL) tak boleh kebih dari 5%.

Yuana menjelaskan, saat ini KUR disalurkan oleh 47 bank umum, termasuk Bank Pembangunan Daerah (BPD), empat lembaga keuangan non bank (LKNB), dan dua koperasi simpan pinjam. Kedua koperasi itu adalah Kospin Jasa Pekalongan, dan Kopdit Obor Mas, NTT. Dalam waktu dekat akan ada satu lagi koperasi simpan pinjam (KSP) yang akan menjadi penyalur KUR, yaitu KSP Guna Prima Dana. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×