kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Pendapatan Transaksi Valas BCA Naik Rp 306,7 Miliar per September 2024


Selasa, 03 Desember 2024 / 12:27 WIB
Pendapatan Transaksi Valas BCA Naik Rp 306,7 Miliar per September 2024
ILUSTRASI. Nilai DPK valas BCA per September 2024 mencapai Rp 75 triliun


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Transaksi valas PT Bank Central Asia (BCA) terus bertumbuh secara positif. Hal ini tercermin dari pendapatan dari transaksi valuta asing yang naik Rp 306,7 miliar secara tahunan (YoY) di sembilan bulan pertama tahun 2024.

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menilai, pertumbuhan tersebut dipengaruhi fundamental perekonomian domestik maupun global. Di mana, ia melihat pemulihan ekonomi domestik saat ini yang menyebabkan transaksi valas meningkat.

“Karena transaksi valas yang paling banyak dilakukan di BCA adalah transaksi yang berhubungan dengan ekspor-impor dan remittance,” ujar Hera kepada kontan.co.id, Senin (3/12).

Lebih lanjut Hera menerangkan, likuiditas valas BCA juga terjaga dalam posisi memadai, sejalan dengan pertumbuhan transaksi valuta asing.

Nilai DPK valas BCA per September 2024 mencapai Rp 75 triliun atau sekitar 6,7% dari total DPK. Sementara itu, kredit valas BCA mencapai Rp 41 triliun di periode yang sama, atau sekitar 4,8% dari total kredit BCA.

Baca Juga: Penyebab Penyaluran Kredit Perbankan di Sektor Konstruksi Terus Menurun

"BCA berkomitmen memenuhi kebutuhan transaksi valas sesuai kebutuhan nasabah dalam berbagai jenis mata uang. Kami juga berfokus untuk  senantiasa memastikan hadirnya platform perbankan transaksi yang aman dan andal, sekaligus dapat menjadi solusi yang relevan bagi kebutuhan nasabah," tandasnya.

Saat ini, BCA belum berencana melakukan pinjaman valas, mengingat posisi likuiditas valas BCA yang berada dalam posisi memadai.

BCA juga senantiasa menjaga keseimbangan antara kecukupan likuiditas dengan ekspansi kredit yang sehat, dengan tetap mempertimbangkan perkembangan kondisi pasar dan risiko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×