kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.723   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Penjualan Mobil Naik, Pembiayaan Multifinance Malah Turun: Ini Penyebabnya


Selasa, 25 Agustus 2026 / 18:01 WIB
Penjualan Mobil Naik, Pembiayaan Multifinance Malah Turun: Ini Penyebabnya
ILUSTRASI. Pembiayaan Kendaraan: Penjualan mobil di Jakarta (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan mobil menunjukkan peningkatan hingga pertengahan tahun ini. Namun, penyaluran pembiayaan mobil di multifinance menunjukkan penurunan.

Asal tahu saja, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat, penjualan dari dealer ke konsumen mencapai 433.848 unit hingga Juni 2026, atau naik 10,5% Year on Year (YoY). Adapun total wholesales mencapai 436.564 unit hingga Juni 2026, atau meningkat 15,9% YoY.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pembiayaan mobil baru dan mobil bekas di industri multifinance terkontraksi 3,25% YoY, dengan nilai Rp 230,47 triliun per Juni 2026.

Mengenai hal itu, salah satu unit bisnis pembiayaan Astra Financial, Toyota Astra Financial Services (TAFS) menilai pertumbuhan penjualan kendaraan belum tentu secara langsung diikuti oleh pertumbuhan pembiayaan di multifinance.

Marketing Division Head TAFS Deby Susianti mengatakan ada sejumlah faktor yang menyebabkan kondisi tersebut terjadi. Dia bilang salah satunya kemungkinan dipengaruhi perubahan preferensi konsumen dalam menentukan metode pembayaran, termasuk pembelian secara tunai. Selain itu, dia bilang bisa juga dipengaruhi tingkat suku bunga yang relatif lebih tinggi.

Baca Juga: Multifinance Dukung Pembiayaan Motor Listrik Lebih Terjangkau, Ini Catatannya

"Dengan demikian, mendorong konsumen untuk makin bijaksana dalam memilih antara pembayaran tunai dan pembiayaan, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (25/8/2026).

Meski demikian, Deby mengatakan TAFS tetap mampu mencatatkan pertumbuhan pembiayaan di tengah pembiayaan kendaraan industri yang terkontraksi. Dia bilang TAFS mencatatkan kenaikan pembiayaan sebesar 9,2% secara Year on Year (YoY) per Juni 2026.

Untuk mempertahankan kinerja hingga akhir tahun ini, Deby menyampaikan TAFS akan terus mendorong pertumbuhan pembiayaan melalui penguatan sinergi dengan dealer dan mitra bisnis, serta optimalisasi aktivitas penjualan.

"Perusahaan juga melakukan pengembangan produk dan program pembiayaan yang kompetitif sesuai dengan kebutuhan pasar," ucap Deby.

Selain itu, Deby menyebut TAFS juga akan tetap fokus menjaga kualitas pembiayaan dan kesehatan portofolio secara berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×