kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penyaluran Kredit BRI Diklaim Tumbuh Positif di Kuartal I 2022


Kamis, 21 April 2022 / 11:34 WIB
ILUSTRASI. Antrean nasabah di kantor cabang BRI, Tangerang Selatan, Jumat (23/10/2020). KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menyebut pihaknya berhasil mencatatkan pertumbuhan positif. Hal ini terlihat dari pertumbuhan kredit perseroan pada kuartal I 2022. 

Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan penyaluran kredit BRI tumbuh lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri perbankan nasional pada tiga bulan pertama 2022.

"Penopang utamanya yakni segmen UMKM, dimana untuk seluruh segmen tersebut tercatat tumbuh positif," kata Aestika, Kamis (21/4).

Baca Juga: BNI Dorong Peningkatan Ekonomi Diaspora di Amerika

Bahkan, kata Aestika, penyaluran kredit di segmen mikro tumbuh hingga double digit. Hal ini sekaligus menjadi sinyal positif bahwa bisnis pelaku UMKM sudah bangkit dan dapat beraktivitas ekonomi secara normal. 

Untuk kuartal  II 2022, bank bersandi BBRI ini memperoyeksikan pertumbuhan kredit bisa lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya. Peningkatan tersebut akan didorong oleh momentum ramadan dan lebaran yang dapat mengerek konsumsi dan daya beli masyarakat. 

Seperti diketahui, BRI menargetkan penyaluran kredit tumbuh di kisaran 9%-10% pada 2022. Untuk Dana Pihak ketiga (DPK), diproyeksikan tumbuh 7% hingga 8% karena likuiditas perusahaan masih longgar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×