kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS1.004.000 1,31%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Penyaluran Kredit dan Pendanaan BPR/BPRS Tumbuh Solid hingga Kuartal I


Jumat, 27 Mei 2022 / 20:57 WIB
Penyaluran Kredit dan Pendanaan BPR/BPRS Tumbuh Solid hingga Kuartal I
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas dekat logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta (14/7). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/14/07/2016


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kondisi perbankan di Indonesia tetap terjaga dengan baik meskipun dihadapkan dengan kondisi pandemi Covid-19. Hal itu tidak hanya ditunjukkan oleh bank umum tetapi juga Bank Perkreditan Rakyat atau Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPR/BPRS). 

Per Maret 2022, penghimpunan dana dan penyaluran kredit perbankan nasional masih cukup tinggi yakni masing-masing tumbuh 9, 95% dan 6,67%. Sementara permodalan boleh dibilang masih cukup kuat dengan capital adequacy ratio (CAR) yang mencapai 24,80% dengan likuiditas dan risiko kredit yang tetap terjaga dengan baik.

Hal itu tercermin dari loan to deposit ratio (LDR) sebesar 78,37% dan non performance loan (NPL) sebesar 2,99%.

Setali tiga uang dengan bank umum, BPR-BPRS juga mencatat kinerja yang baik. Pada triwulan I-2022, kinerja BPR-BPRS tetap terjaga. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai bahwa industri BPR-BPRS di Indonesia memiliki prospek yang baik. 

Baca Juga: Dapat Perpanjangan Relaksasi, Perbankan Optimistis Bisnis Kartu Kredit Bakal Melesat

Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK Heru Kristiyana mengatakan bahwa penghimpunan dan penyaluran dana BPR-BPRS cukup positif dengan DPK 11, 40% (yoy) dan kredit atau pembiayaan sebesar 8,25% (yoy).  Permodalan juga cukup kuat dengan CAR BPR mencapai 38,17% dan BPRS sebesar 24,09%. 

“Likuiditasnya juga kita catat cukup baik dengan cash ratio sebesar 12,96% BPR dan 27,28% bagi BPRS. Risiko kredit tetap terjaga dengan baik dan tercermin dari NPL BPR sebesar 7,44% dan 7,05% bagi BPRS,” kata Heru dalam paparan virtual, Sabtu (21/5).

Heru menilai bahwa kinerja yang terjaga baik tersebut tidak terlepas dari jerih payah dan upaya dari para bankir dan insan BPR-BPRS yang penuh dedikasi dalam mengelola dan mengembangkan industri BPR dan BPRS di Tanah Air. 

Oleh karena itu, regulator perbankan memberikan apresiasi kepada pelaku industri BPR-BPRS saat memperingati Hari BPR-BPRS. 

Pelaku industri BPR-BPRS optimis kinerja tahun ini akan bisa lebih moncer lagi . Apalagi saat ini Pemerintah sudah mulai melonggarkan pembatasan sosial. Aktivitas ekonomi juga sudah mulai bergerak.

Baca Juga: Ujicoba QRIS Cross Border Disebut Berjalan Baik

Indikator pertumbuhan ekonomi nasional menunjukkan angka positif di Q1 sebesar 5,01% (yoy) dan ini menjadi sinyal yang positif menuju perbaikan perekonomian ke depan.

Ketua Umum Perbarindo Joko Suyanto merasa bersyukur aktivitas masyarakat juga bisa terus meningkat dan ekonomi bisa terus menggeliat sehingga BPR-BPRS kembali bangkit. 

“Semoga momentum Hari BPR-BPRS Nasional memberikan energi positif dan spirit untuk terus berjuang serta berkarya dalam melayani masyarakat di tengah beragamnya tantangan yang dihadapi industri. Semoga kita bisa tingkatkan kontribusi BPR-BPRS dalam pemulihan ekonomi nasional,” kata Joko. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



Kontan Academy
Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×