kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ramai Korporasi Terbitkan Surat Utang, Perbankan Tetap Optimistis Target Tercapai


Kamis, 28 November 2024 / 20:54 WIB
Ramai Korporasi Terbitkan Surat Utang, Perbankan Tetap Optimistis Target Tercapai
ILUSTRASI. Petugas menghitung uang pecahan dolar AS di Bank Mandiri, Jakarta, Jumat (11/10/2024). Perbankan tetap optimistis target penyaluran kredit korporasi tercapai pada tahun ini di tengah meningkatnya penerbitan obligasi korporasi.


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

Reza Iskandar Sardjono, Chief Strategy Officer Danamon menyatakan, perbankan tentunya menyambut positif atas hal ini dan tetap optimis bahwa kedepannya segmen korporasi terus tumbuh stabil, dan Bank pun dapat selalu berkontribusi melalui dukungan penyaluran kredit dan berbagai solusi keuangan lainnya yang tepat guna.

"Sampai dengan saat ini, kami memperkirakan pertumbuhan penyaluran kredit masih di kisaran dobeldigit sejalan dengan target industri perbankan," ungkapnya.

Reza menyebut pihaknya selalu memperhatikan dan mengikuti dinamika ekonomi dan pasar, baik domestik dan global, dimana Danamon secara periodik selalu mengevaluasi dan menyesuaikan tingkat suku bunga pendanaan dan kredit bagi Nasabah. 

Baca Juga: BI Pastikan Likuiditas Perbankan Tetap Memadai

"Hal ini selalu kami lakukan secara cermat dan bijaksana dengan mengedepankan penyaluran/penggunaan kredit dan pelayanan perbankan yang optimal bagi nasabah, kontribusi bagi perekonomian dan tentunya manajemen risiko Bank," ungkapnya.

Sampai dengan September 2024, Danamon telah menyalurkan kredit termasuk trade finance sebesar Rp 186,5 triliun atau tumbuh 12% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×