Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran pinjaman industri Lembaga Keuangan Mikro (LKM) tercatat tumbuh secara bulanan. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agusman mengatakan penyaluran pinjaman LKM per Januari 2026 mencapai Rp 0,98 triliun atau Rp 980 miliar. Jika ditelaah nilainya tumbuh 2,08%, dibandingkan posisi akhir 2025.
"Penyaluran posisi per Desember 2025 sebesar Rp 960 miliar," ucapnya dalam konferensi pers RDK OJK, Selasa (3/3/2026).
Lebih lanjut, OJK mencatat nilai aset LKM per Januari 2026 mencapai Rp 1,63 triliun. Sejalan dengan kinerja pinjaman, aset LKM per Desember 2025 tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 3,16%, jika dibandingkan posisi per Desember 2025 yang sebesar Rp 1,58 triliun.
Baca Juga: Aslindo: Pembiayaan LKM Naik Jelang Lebaran, Tetap Perlu Selektif
Sementara itu, Asosiasi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Indonesia (Aslindo) menyampaikan industri perlu mewaspadai sejumlah faktor yang dapat memengaruhi kinerja pada 2026.
Ketua Umum Aslindo, Burhan menerangkan LKM perlu mewaspadai risiko terjadinya fraud, serta ?lemahnya pengawasan internal.
"LKM juga perlu mewaspadai tata kelola dan ?kompetensi sumber daya manusia yang lemah," katanya kepada Kontan.
Oleh karena itu, Burhan menekankan seluruh LKM harus bisa membaca tantangan, ancaman, dan kendala di wilayah masing-masing. Dalam menumbuhkembangkan industri LKM, dia menyampaikan Aslindo juga selalu aktif dalam menyampaikan informasi-informasi yang sangat dibutuhkan LKM/LKMS untuk penguatan bisnis.
Baca Juga: Aslindo: Industri LKM Perlu Waspadai Faktor yang Bisa Pengaruhi Kinerja pada 2026
Lebih lanjut, Burhan menyampaikan perlu adanya sejumlah upaya dari LKM untuk mendorong kinerja pada 2026. Dia bilang LKM bisa menempatkan sumber daya manusia yang bisa mengerjakan operasional LKM dengan baik.
Selain itu, Burhan juga berharap LKM yang ada bisa bergabung dengan Aslindo dan bersedia didorong untuk belajar tentang tata kelola yang baik.
"Aslindo juga berupaya untuk melakukan komunikasi kepada para LKM, serta siap mendorong mereka untuk bisa maju dan mengembangkan bisnis," ucap Burhan.
Baca Juga: Penyaluran Pinjaman Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Rp 960 Miliar per Akhir 2025
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













