kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45736,73   34,31   4.88%
  • EMAS931.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Per 13 November, Bank Mandiri alihkan layanan internet banking ke Mandiri Online


Minggu, 03 November 2019 / 18:40 WIB
Per 13 November, Bank Mandiri alihkan layanan internet banking ke Mandiri Online
ILUSTRASI. Pengunjung mencoba simulasi pembukaan rekening tabungan Bank Mandiri secara online saat pameran di Jakarta, Kamis (17/10).

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) akan mengalihkan layanan internet banking miliknya ke Mandiri Online. Dari pengumuman resmi perseroan, pengalihan bakal dilakukan pada 13 November 2019.

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas bilang pengalihan dilakukan perseroan guna efisiensi, sebab dua platform digital bank berlogo pita emas ini sejatinya memberikan layanan yang sama.

Baca Juga: Aksi jual asing melanda saham-saham BUMN, begini penjelasan analis

“Karena mandiri online juga bisa untuk internet banking, sehingga internet banking kita integrasikan ke Mandiri Online,” katanya kepada Kontan.co.id, Minggu (3/11).

Rohan menambahkan, integrasi platform ini juga turut bikin hemat biaya infrastruktur teknologi informasi perseroan. Sayangnya, ia enggan bilang berapa potensi penghematan yang bisa didapat perseroan.

“Tidak terlalu signifikan penghematan biayanya,” lanjutnya.

Sebagai catatan, Mandiri Online sendiri bisa diakses baik berupa aplikasi gawai maupun pada laman web. nah, Hingga kuartal III-2019, perseroan telah mencatat pertumbuhan transaksi yang signifikan dari Mandiri Online sebesar 340 juta kali dengan pertumbuhan 39% (yoy) senilai Rp 663 miliar atau meningkat 33% (yoy).

Baca Juga: Permudah pengguna non nasabah Bank Mandiri, LinkAja bisa dipakai top up e-money

Pengembangan teknologi informasi, memang jadi salah satu fokus bagi Bank Mandiri. Tahun ini dari total belanja modal senilai Rp 4,8 triliun, setengahnya atau setara Rp 2,4 triliun dialokasikan untuk belanja modal infrastruktur informasi teknologi




TERBARU

Close [X]
×