kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.657   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.620   -16,80   -0,25%
  • KOMPAS100 866   -0,88   -0,10%
  • LQ45 656   -1,17   -0,18%
  • ISSI 231   0,64   0,28%
  • IDX30 367   -0,76   -0,21%
  • IDXHIDIV20 454   -0,16   -0,04%
  • IDX80 99   -0,07   -0,07%
  • IDXV30 126   0,61   0,49%
  • IDXQ30 118   -0,24   -0,21%

Perbankan Amerika Mencatat Kerugian Paling Besar


Kamis, 11 Desember 2008 / 20:27 WIB


Reporter: Arthur Gideon | Editor: Didi Rhoseno Ardi

JAKARTA. Kerugian yang dialami perbankan di seluruh dunia akibat krisis keuangan global sampai saat ini mencapai US$ 980,9 miliar. Sebagian besar kerugian tersebut dialami oleh industri perbankan di Amerika.

Ekonom Kepala PT Bank Mandiri Tbk Mirza Adityaswara mengatakan, hasil riset yang dibuat oleh Bank Mandiri mendapatkan kesimpulan bahwa kerugian yang dialami oleh perbankan di Amerika mencapai US$ 668,7 miliar. "Setelah itu, baru kemudian disusul industri perbankan di Eropa dengan kerugian US$ 282,1 miliar dan Asia dengan kerugian US$ 30,1 miliar," tuturnya hari ini (11/12) dalam acara Macro Economic Outlook di Jakarta.

Melihat hasil tersebut, Mirza melihat bahwa pada dasarnya masalah yang dihadapi oleh perbankan di Asia, khususnya di Indonesia, tidak terlalu besar. Masalah besar sebenarnya terjadi di perbankan Amerika. Namun ternyata, perbankan Amerika tersebut mempunyai penempatan di bank-bank Asia. Oleh sebab itu perbankan Asia menjadi terkena juga imbasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×