kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.534   34,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pertumbuhan kredit BPD masih rendah


Rabu, 22 April 2015 / 19:36 WIB
ILUSTRASI. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyampaikan pemensiunan dini PLTU Cirebon-1 mulai dilakukan tahun ini karena dinilai yang paling memungkinkan untuk dieksekusi.


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pertumbuhan kredit bank pembangunan daerah (BPD) secara umum di akhir Februari 2015 masih rendah. Sebab realisasi pertumbuhan kredit BPD masih di bawah target arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun ini sebesar 15% - 17% secara year on year (yoy).

Berdasarkan data OJK per Februari 2015, jumlah kredit yang disalurkan 26 BPD seluruh Indonesia mencapai Rp 299,90 triliun. Jumlah ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 13,74% secara yoy dibanding Februari 2014 yang mencapai Rp 263,66 triliun.

Realisasi pertumbuhan kredit BPD tersebut memang melambat apabila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di akhir Februari 2014, pertumbuhan kredit BPD mencapai 18,92% secara yoy dibanding akhir Februari 2013 yang mencapai Rp 221,71 triliun.

KONTAN telah berusaha menghubungi Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Eko Budiwiyono pada Rabu, (22/4). Namun hingga berita ini turun, telepon maupun pesan pendek dari KONTAN belum mendapatkan jawaban.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×