Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) memperoleh fasilitas pembiayaan non-tunai (non-cash loan) senilai hingga US$ 75 juta dari PT Bank Mizuho Indonesia. Fasilitas tanpa agunan (clean basis) tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan proyek panas bumi perseroan.
Kesepakatan itu dituangkan dalam Trade Facility Agreement yang ditandatangani kedua pihak di Jakarta, Kamis (23/7).
Direktur Keuangan PGE Fransetya Hutabarat mengatakan fasilitas tersebut menjadi tambahan akses pendanaan bagi perseroan sekaligus meningkatkan fleksibilitas pembiayaan untuk mendukung ekspansi bisnis.
"Fasilitas ini akan mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan proyek-proyek PGE ke depan, sekaligus menjadi fondasi kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan," ujar Fransetya dalam keterangan resmi, Kamis (24/7).
Fasilitas tersebut merupakan omnibus facility tanpa komitmen yang mencakup Bank Garansi, Standby Letter of Credit (SBLC), Letter of Credit (L/C) Impor, Account Payable Financing (APF), serta revolving loan facility.
Direktur Marketing PT Bank Mizuho Indonesia Heru Gautama Hatman mengatakan fasilitas ini merupakan bagian dari dukungan bank terhadap pengembangan proyek energi panas bumi di Indonesia serta memperkuat kerja sama jangka panjang dengan PGE.
Tambahan fasilitas dari Bank Mizuho Indonesia melengkapi sumber pendanaan PGE yang sebelumnya berasal dari berbagai instrumen pembiayaan berkelanjutan dan kerja sama dengan sejumlah lembaga keuangan internasional.
PGE menargetkan kapasitas pembangkit panas bumi yang dikelola sendiri mencapai 1 gigawatt (GW) pada 2028 dan meningkat menjadi 1,8 GW pada 2034. Dukungan pendanaan dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk merealisasikan target ekspansi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














