kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Piutang Pembiayaan Tumbuh 13,23% pada Tahun Lalu


Rabu, 21 Februari 2024 / 13:40 WIB
Piutang Pembiayaan Tumbuh 13,23% pada Tahun Lalu
ILUSTRASI. Karyawan melayani konsumen di showroom motor listrik Tangkas, Tangerang Selatan, Selasa (17/10). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan nilai piutang pembiayaan perusahaan multifinance meningkat. 

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan piutang pembiayaan meningkat dari 467,39 triliun pada November 2023 menjadi Rp 470,86 triliun pada Desember 2023.

"Piutang pembiayaan tumbuh di level yang tinggi meskipun kembali termoderasi menjadi 13,23% YoY pada Desember 2023. Adapun pertumbuhan November 2023 sebesar 14,14% YoY," ungkapnya saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (20/2).

Agusman mengatakan piutang pembiayaan pada Desember 2023, didukung pembiayaan modal kerja dan multiguna yang masing-masing tumbuh sebesar 15,10% YoY dan 13,85% YoY.

Baca Juga: Mandala Finance Sebut Potensi Pembiayaan Motor Listrik Masih Besar

Sementara itu, Agusman menyebut profil risiko perusahaan pembiayaan terjaga dengan rasio non performing financing (NPF) net tercatat sebesar 0,64%. Adapun angka itu turun dari November 2023 yang sebesar 0,72%.

"NPF gross tercatat sebesar 2,44% pada Desember 2023, sedangkan pada November 2023 sebesar 2,54%," ujarnya.

Agusman menyebut gearing ratio perusahaan pembiayaan menunjukkan tren yang positif dan tercatat sebesar 2,26 kali, sedangkan pada November 2023 sebesar 2,21 kali. Angka itu menunjukkan gearing ratio jauh di bawah batas maksimum 10 kali.

Selain itu, Agusman mengatakan pembiayaan modal ventura pada Desember 2023 terkontraksi sebesar 3,74% YoY, sedangkan November 2023 terkontraksi 2,61% YoY.  Adapun nilai pembiayaan tercatat sebesar Rp 17,34 triliun pada Desember 2023, sedangkan November 2023 sebesar Rp 17,39 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×