kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45867,20   12,42   1.45%
  • EMAS1.371.000 1,18%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pos Indonesia Salurkan Dana Pensiun Asabri Langsung ke Rumah Pensiunan


Rabu, 22 Mei 2024 / 22:35 WIB
Pos Indonesia Salurkan Dana Pensiun Asabri Langsung ke Rumah Pensiunan
ILUSTRASI. Kantor dan pelayanan PT ASABRI (Persero) di Jakarta. KONTAN/Muradi/2018/12/19


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pos Indonesia menjalin kerjasama dengan PT Asabri dalam penyaluran dana pensiun. BUMN yang saat ini dikenal dengan brand Pos IND ini diminta untuk memastikan dana pensiun diterima oleh para pensiunan secara tepat waktu dan tepat sasarn. Penyaluran ini sudah mulai dilakukan di beberapa wilayah, salah satunya di Tanjungpandang, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. 

Di KCU Kantor Pos Tanjungpandan, terdapat 100 penerima pensiunan. "Alokasi dana pensiun Asabri, kurang lebih ke 100 penerima dana pensiun," ujar Executive General Manager (EGM) Kantorpos KCU Tanjungpandan, Ega dalam rilis.

Ega menjelaskan, ada dua metode penyaluran dana pensiun Asabri yang dilakukan di Pos Indonesia. Pertama, penyaluran lewat Kantor Pos. Kedua, dana pensiun disalurkan metode layanan pensiun antar ke rumah atau pengantaran langsung ke rumah penerima. 

Baca Juga: Indonesia Re Dorong Kolaborasi dan Sinergi Sesama BUMN

Menurut Ega, metode layanan pensiun antar rumah ini diharapkan bisa mempermudah pensiunan dalam menerima dana pensiun. Apalagi jika pensiunan tersebut dalam keadaan sakit atau memiliki keterbatasan fisik. "Ini bentuk dari pelayanan maksimal kami kepada masyarakat terutama pensiunan dalam pembayaran dana pensiun," kata dia. 

Pos Indonesia memastikan dana pensiun dapat diterima pensiunan dengan tepat dan tidak menyulitkan para pensiunan. "Persyaratannya hanya menunjukkan identitas diri, kemudian nomor pensiun. Kalau dulu biasa disebut dengan Karip (Kartu Pensiun) yang berkaitan dengan syarat pembayaran dana pensiun," tutur Ega.

Juru Bayar KC Kantor Pos Tanjungpandan, Fika mengungkapkan, sebelum memulai metode layanan pensiun antar di rumah ada beberapa persiapan yang dilakukan. Seperti melakukan survei rumah penerima dana pensiun. "Sebagai juru antar, sebelumnya saya sudah melakukan beberapa persiapan. Pertama, kami melakukan survei ke lapangan. Jadi, sebelum mengantarkan, kami survei ke lapangan untuk mengecek kondisi para pensiunan, baik Taspen maupun Asabri mengenai kondisi mampu atau tidaknya untuk datang ke Kantorpos. Kalau tidak mampu datang, kami data untuk diantarkan bulan berikutnya," kata Fika.

Dalam proses pembayarannya, Fika menjelaskan, para petugas juru bayar akan menggunakan aplikasi Asabri mobile. Tujuannya, untuk verifikasi data dan memasukkan nomor pensiun milik penerima. Sebelum mengambil dana pensiunan, para peserta dana pensiun diminta untuk absen melalui verifikasi data wajah lewat Asabri mobile. Aplikasi ini bisa diunduh di Playstore. "Setelah download aplikasi tersebut, kami masukkan nomor pensiun. Jadi, nomor pensiun itu beda-beda setiap para pensiunnya. Kami masukkan, langsung kami arahkan ke para pensiunnya untuk mencocokkan data," jelas Fika.

Baca Juga: IFG Bersama 5 BUMN Selenggarakan Forum Edukasi Keterbukaan Informasi

Fika mengaku, tidak mengalami kendala selama penyaluran dana pensiun. Dia bilang, dalam sehari bisa melakukan penyaluran kepada sekitar 15 penerima. "Kalau untuk setiap harinya bisa sampai 10 hingga 15 orang. Karena untuk daerah Tanjungpandan bisa ditempuh dengan kendaraan. Jadi agak cepat penyalurannya," kata Fika.

Salah satu penerima dana pensiun Asabri, Suharto menyebut pengambilan dana pensiun di Kantor Pos cukup mudah. Warga Desa Air Saga, Belitung ini mengatakan, dirinya cukup menyiapkan kartu pensiun. "Nanti, petugas akan memanggil saya. Dan saya bisa mengambil dana tersebut. Saya juga tidak kena pungutan lagi," ujar Suharto.

Pensiunan lain, Sukarta Yunus mengaku telah mendapat dana pensiun melalui pengantaran langsung ke rumah. "Senang karena dananya diantar ke rumah. Saya dikunjungi petugas Kantor Pos. Mereka membayar dana pensiunnya di rumah saya. Jadi, saya tidak perlu capek-capek lagi pergi ke Kantor Pos," kata Sukarta.

Sukarta juga senang karena terbantu layanan pensiun antar di rumah. Maklum, kondisi fisik Sukarta saat ini sedang tidak baik sehingga tidak memungkinkan berjalan ke Kantor Pos. "Saya sudah tidak bisa melakukan banyak kegiatan karena kesulitan berjalan," keluh dia.

Penerima dana pensiun lain, Wiyono juga mendapat pelayanan pensiun antar di rumah. "Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Semoga mereka mendapat berkah dari yang kuasa. Kesehatan maupun rezekinya. Saya sudah mendapat rezeki. Mudah-mudahan kalian pulang dari sini mendapat rezeki," ungkap dia.

Baca Juga: Enam BUMN Akan Memperkuat Keterbukaan Informasi Publik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×