kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Premi asuransi syariah dari bancassurance melorot


Senin, 21 Maret 2016 / 16:17 WIB


Reporter: Mona Tobing | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pertumbuhan bisnis bank syariah yang melambat di sepanjang tahun lalu memukul industri asuransi syariah. Hal ini terlihat dari perolehan premi dari jalur distribusi bancassurance yang mengalami penurunan pada 2015.

Taufik Marjuniadi, Plt Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) mengatakan, pada tahun lalu, bank syariah lebih memilih melakukan perbaikan non perfoaming loan (NPL). Langkah ini juga dilakukkan oleh perusahaan multifinance. 

Kondisi tersebut mempengaruhi perolehan premi asuransi syariah. Ambil contoh, perolehan premi PT Asuransi Takaful Keluarga (Asuransi Takaful) turun pada tahun 2015. Jika tahun 2014 kontribusi premi dari bancassurance Asuransi Takaful mencapai 30%, pada 2015 kontribusi premi bancassurance turun jadi 15% terhadap total perolehan premi.

Ketergantungan perusahaan terhadap jalur distribusi bancassurance sangat berpengaruh terhadap bisnis perusahaan asuransi syariah. Saat ini, Asuransi Takaful telah bekerjasama dengan 50 lembaga keuangan syariah yakni: bank, multifinance dan koperasi.

Tidak ingin kondisi ini terus terjadi, Ronny A. Iskandar, President Director Asuransi Takaful menegaskan, perusahaannya terus memperluas jalur distribusi bancassurance lewat telemarketing dan keagenan.

"Kami ingin kurangi ketergantungan dengan bank syariah. Jadi kami mulai dua minggu ini untuk penjualan lewat telemarketing. Plus agen akan kami tambah tahun ini menjadi 2.800 agen," tandas Ronny, Senin (21/3).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×