Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja industri asuransi umum dan reasuransi masih menunjukkan tren pertumbuhan positif hingga November 2025.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mencatat pendapatan premi asuransi umum dan reasuransi mencapai Rp 134 triliun per November 2025. Angka tersebut tumbuh 1,88% secara tahunan (year on year/YoY).
Pertumbuhan ini melanjutkan kinerja positif yang juga tercatat pada bulan sebelumnya. Pada Oktober 2025, pendapatan premi asuransi umum dan reasuransi tercatat sebesar Rp 123,92 triliun atau tumbuh 2,33% YoY.
Baca Juga: OJK Catat Klaim Asuransi Komersial Rp 197,33 Triliun per November 2025
Dari sisi permodalan, Ogi menyampaikan bahwa kondisi industri asuransi umum dan reasuransi masih berada dalam level yang sangat kuat. Risk-based capital (RBC) asuransi umum dan reasuransi secara agregat tercatat sebesar 342,88% per November 2025.
“RBC tersebut masih jauh di atas ambang batas minimum sebesar 120%,” ujar Ogi dalam paparan RDKB OJK, Jumat (9/1/2026).
Sementara itu, jika digabungkan dengan kinerja asuransi jiwa, total pendapatan premi asuransi komersial secara keseluruhan mencapai Rp 297,88 triliun per November 2025 atau tumbuh 0,41% YoY.
Baca Juga: Kinerja Asuransi Jiwa Belum Pulih, Premi Turun Jadi Rp 163 Triliun per November 2025
Sebagai informasi, OJK mencatat total aset industri asuransi mencapai Rp 1.194,06 triliun per November 2025, tumbuh 5,96% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selanjutnya: Melihat Potensi Cuan Saham Lapis Kedua di Tahun Kuda
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













