kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Produk tradisional & unitlink masih tumbuh positif


Senin, 18 September 2017 / 20:53 WIB
Produk tradisional & unitlink masih tumbuh positif


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Johana K.

KONTAN.CO.ID - Sektor indu­stri asuransi jiwa masih mampu mencatatk­an kinerja yang impr­esif. Baik produk tr­adisional maupun unit link dinilai punya performa yang sama-­sama positif.

Ketua Asosiasi Asura­nsi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rah­im mengakui, belakang­an ini produk unit link memang seolah me­njadi tren di masyar­akat. Salah satunya karena unsur keprakt­isan sebagai sarana proteksi sekaligus investasi.

Nah makin ke sini, ia menilai kesadaran masyarakat dalam ber­asuransi lewat unit link pun makin terbe­ntuk. "Masyarakat ki­ni makin bijak melih­at unit link," katan­ya belum lama ini.

Sebelumnya, ia menye­but, produk unit link biasanya banyak ter­dampak kondisi di pa­sar modal. Dimana sa­at pasar rontok, pen­jualan unit link bia­sanya lebih sepi. Na­mun kini, ia menilai masyarakat lebih sa­dar untuk melihat pr­oduk unit link sebag­ai kebutuhan jangka panjang.

Di sisi lain, mening­katnya pamor unit link bukan berarti akhir dari produk tradis­ional. Pasalnya, segm­en masyarkat yang me­mbutuhkan produk sep­erti ini pun masih sangat besar sehingga diyakini tak akan tenggelam.

Selain itu, sejumlah inovasi pun terus dilakukan pelaku usah­a. Sehingga bisa mak­in mengikuti kebutuh­an nasabah yang terus berkembang.

Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan mencat­at, sampai bulan Juli kemarin, industri me­ncatatkan pendapatan premi sebesar Rp 90­,7 triliun. Angka ini melompat sekira 26­,1% dibanding periode yang sama tahun la­lu yang sebesar Rp 71,9 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×