kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Prospek Cerah Fintech Lending: OJK Soroti Pertumbuhan 2026


Senin, 22 Desember 2025 / 05:44 WIB
Prospek Cerah Fintech Lending: OJK Soroti Pertumbuhan 2026
ILUSTRASI. Pinjaman Online (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan industri fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) masih akan mencatatkan pertumbuhan positif pada 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menyampaikan bahwa prospek tersebut didukung oleh sejumlah faktor struktural.

Baca Juga: Selesaikan Gagal Bayar, Akseleran Masih Berupaya Lakukan Penagihan kepada Borrower

“Salah satunya didorong oleh digitalisasi pembiayaan serta inovasi produk yang memanfaatkan data alternatif,” ujar Agusman dalam lembar jawaban tertulis Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK, Rabu (17/12/2025).

Meski demikian, Agusman mengingatkan masih terdapat sejumlah tantangan yang dapat memengaruhi kinerja industri fintech lending ke depan.

Tantangan tersebut antara lain penguatan mitigasi risiko kredit serta peningkatan ketahanan industri terhadap dinamika perekonomian.

“Oleh karena itu, penyelenggara perlu melakukan berbagai langkah penguatan guna menjaga keberlanjutan usaha dan kualitas pembiayaan,” tegasnya.

Dari sisi kinerja, OJK mencatat outstanding pembiayaan fintech P2P lending masih tumbuh signifikan sebesar 23,86% secara tahunan (year on year / YoY) dengan nilai mencapai Rp 92,92 triliun per Oktober 2025.

Baca Juga: Avrist Luncurkan Asuransi Avrist Advanced Health Care, Ini Manfaatnya

Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, industri fintech lending juga berhasil membukukan laba secara agregat sebesar Rp 2,09 triliun per Oktober 2025.

Capaian ini menunjukkan kinerja industri yang semakin solid.

Melihat tren tersebut, Agusman memproyeksikan laba industri fintech lending akan terus tumbuh hingga akhir tahun ini dan berlanjut pada tahun depan.

“Industri pindar diproyeksikan dapat terus mencatatkan pertumbuhan laba yang positif pada akhir 2025 dan 2026,” ujarnya.

Berdasarkan data OJK, laba industri fintech lending per Oktober 2025 bahkan telah melampaui capaian sepanjang 2024 yang tercatat sebesar Rp 1,65 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×