Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peningkatan mobilitas masyarakat menjelang mudik Lebaran 2026 menjadi momentum bagi industri asuransi untuk mendorong kesadaran masyarakat terhadap perlindungan risiko, termasuk keamanan rumah yang ditinggalkan selama perjalanan.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 mencapai sekitar 144 juta orang. Angka tersebut berpotensi meningkat dibandingkan realisasi pada tahun sebelumnya.
Di sisi lain, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri juga mengingatkan pemudik agar tidak hanya memperhatikan kesiapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi, tetapi juga memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan.
Melihat tren tersebut, PT Asuransi Raksa Pratikara menilai peningkatan mobilitas masyarakat saat mudik turut meningkatkan kebutuhan akan langkah mitigasi risiko, baik secara fisik maupun finansial.
Baca Juga: Kemenhub Siapkan Masjid untuk Titik Istirahat Saat Mudik Lebaran
Direktur Utama PT Asuransi Raksa Pratikara, Yuna Prabawangi, mengatakan keamanan rumah selama mudik perlu menjadi perhatian utama agar masyarakat dapat menjalani perjalanan dengan lebih tenang.
"Mudik adalah momen berkumpul bersama keluarga. Namun ketenangan akan lebih lengkap jika rumah yang ditinggalkan juga dipastikan aman," ujar Yuna seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (6/3/2026).
Dalam konteks tersebut, perusahaan mendorong masyarakat untuk melakukan berbagai langkah preventif sebelum berangkat mudik. Beberapa di antaranya adalah memeriksa pintu, jendela, pagar, serta seluruh akses masuk rumah dan memastikan semuanya terkunci dengan baik.
Selain itu, pemilik rumah juga disarankan mematikan serta mencabut perangkat elektronik guna menghindari potensi korsleting listrik.
Langkah lain yang perlu dilakukan adalah melepas regulator tabung gas untuk mencegah kebocoran, menutup keran utama air, serta memastikan tidak ada pipa yang bocor.
Upaya pencegahan juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi keamanan, seperti penggunaan lampu otomatis berbasis timer agar rumah tetap terlihat aktif pada malam hari.
Baca Juga: Ada Mudik Lebaran, Zurich: Kinerja Asuransi Perjalanan Berpotensi Meningkat
Penyimpanan dokumen serta barang berharga di tempat aman seperti brankas, serta pemasangan perangkat keamanan seperti kamera pengawas (CCTV) atau alarm rumah juga dinilai dapat membantu mengurangi potensi risiko.
Menurut Yuna, langkah preventif tersebut dapat dikombinasikan dengan perlindungan finansial melalui produk asuransi sebagai bentuk antisipasi terhadap risiko yang tidak terduga.
“Langkah pencegahan penting, tetapi perlindungan finansial juga perlu dipertimbangkan sebagai mitigasi jika terjadi risiko,” kata dia.
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan layanan yang lebih praktis, perusahaan juga mengembangkan akses digital untuk informasi dan pembelian produk. Asuransi Raksa menyediakan layanan tersebut melalui platform daring raksaonline.com.
Baca Juga: Diskon Tiket Pesawat Pelita Air 27% untuk Mudik Lebaran 2026, Cek Daftar Harga & Rute
Pengembangan kanal digital itu, menurut perusahaan, menjadi bagian dari transformasi layanan yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Upaya tersebut juga disebut berkontribusi terhadap perolehan penghargaan 8th Digital Corporate Brand Award 2026.
Dengan meningkatnya arus mudik tahun ini, industri asuransi melihat peluang untuk memperluas literasi masyarakat terkait perlindungan risiko, khususnya yang berkaitan dengan keamanan rumah dan aset selama ditinggal bepergian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













