kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.794   -36,00   -0,21%
  • IDX 8.254   122,62   1,51%
  • KOMPAS100 1.165   19,35   1,69%
  • LQ45 837   8,02   0,97%
  • ISSI 295   6,22   2,16%
  • IDX30 434   3,49   0,81%
  • IDXHIDIV20 518   -0,95   -0,18%
  • IDX80 130   1,99   1,55%
  • IDXV30 142   0,73   0,52%
  • IDXQ30 140   -0,06   -0,04%

PSBB dilonggarkan, kredit kendaraan bermotor BRI meningkat 5% di bulan Juni


Jumat, 10 Juli 2020 / 15:49 WIB
PSBB dilonggarkan, kredit kendaraan bermotor BRI meningkat 5% di bulan Juni
ILUSTRASI. Penjualan mobil bekas di salah satu showroom di Tangerang Selatan, Senin (7/6). Menurut data statistik indurstri pembiayaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) April 2020, kinerja pembiayaan kendaraan bekas tercata tumbuh positif yang terlihat pada pembiayaan mo


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah bank mencatat permintaan kredit kendaraan bermotor (KKB) mengalami peningkatan sejak bulan Juni setelah pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kenaikan itu terjadi karena masyarakat mengkhawatirkan penularan Covid-19 saat menggunakan transportasi umum.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) merupakan salah satu bank yang mencatatkan kenaikan KKB sejak Juni. Amam Sukriyanto, Sekretaris Perusahaan BRI mengatakan, pertumbuhannya hampir 5% dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca Juga: Bakal ada Nusantara Life, nasabah Jiwasraya minta jaminan dalam restrukturisasi polis

"Kenaikan ini didukung faktor masyarakat yang lebih mementingkan keamanan dalam hal bertransportasi," jelas Amam pada Kontan.co.id, Kamis (10/9).

Per Juni 2020, total outstanding kredit kendaraan bermotor BRI mencapai sekitar Rp 4 triliun. Bank pelat merah ini optimis KKB sampai akhir tahun bisa tumbuh, apalagi dengan mulai menggeliatnya kembali permintaan kendaraan setelah memasuki masa ne normal ini.

Amam bilang, langkah-langkah yang diupayakan di semester kedua ini agar bisa mengejar pertumbuhan tahun ini adalah dengan melakukan ekspansi secara selective growth dan memanfaatkan customer based perseroan.

Baca Juga: Kasikorn Bank suntik modal Bank Maspion (BMAS) senilai Rp 3 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×