kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   -48.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Punya pipeline kredit sindikasi Rp 49 triliun, BNI berharap semua deal di tahun ini


Senin, 10 Agustus 2020 / 15:35 WIB
ILUSTRASI. Kantor BNI


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kondisi pandemi Covid-19 telah menyebabkan prospek kredit sindikasi PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) terkoreksi cukup signifikan tahun ini. Perbankan pelat merah ini melihat pelonggaran PSBB tidak serta merta membuat prospek kredit patungan itu kembali meningkat.

Rommel Sitompul, Pemimpin Divisi Sindikasi dan Solusi Korporasi BNI mengatakan, saat ini perusahaan swasta cenderung masih wait and see di tengah kondisi pandemi ini. BNI pun hanya berharap besar dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengerek kesepakatan sindikasi perusahaan.

"Pelonggaran PSBB tidak langsung membuat kredit sindikasi kembali meningkat karena karena banyak korporat melakukan revisi rencana bisnisnya dan membenahi sisi keuangan akibat pandemi Covid-19," kata dia pada Kontan.co.id, Jumat (7/8).

Baca Juga: Bangun ekosistem digital nelayan, Bank BNI menggandeng start up

Sepanjang periode Januari Hingga Juli 2020, capaian kredit sindikasi BNI masih sepi karena baru mencapai US$ 733,36 juta dari sisi mandated lead arranger dalam Bloomberg League Table Report atau sekitar Rp 10,63 triliun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019.

Saat ini, BNI masih punya pipeline kredit sindikasi dengan total nilai mencapai Rp 49 triliun dari sejumlah sektor diantaranya perindustrian, konstruksi, telekomunikasi dan infrastruktur.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×