kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Rajin bagi dividen, modal BCA masih kuat


Kamis, 09 April 2015 / 15:34 WIB
ILUSTRASI. Kartu Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2023. 


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Meski sering memanjakan pemegang saham dengan pemberian dividen, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) Bank Central Asia (BCA) masih terbilang kuat. Padahal, bank milik Grup Djarum ini masih mengandalkan laba untuk kebutuhan modalnya.

Di akhir 2014, BCA punya level CAR sekitar 17%. "Nah, dengan sisa laba kami, posisi CAR saat ini sudah mencapai 19%," ujar Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA, Kamis (9/4).

Tahun ini, Jahja juga optimistis bisa mempertahankan level CAR berkisar 18%-19%. Sementara dalam kurun waktu 2-3 tahun ke depan, CAR BCA akan berkisar 17%-18%.

Sayang, meski rasio kecukupan modal masih kuat, Jahja enggan menggeber ekspansi kredit. "Tahun ini minimal pertumbuhan kredit 12%. Kalau kondisi bagus akan mencapai 15%," imbuh Jahja.

Dengan langkah tersebut, Jahja bilang, BCA belum membutuhkan peningkatan modal secara anorganik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×