kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Rajin bagi dividen, modal BCA masih kuat


Kamis, 09 April 2015 / 15:34 WIB
Rajin bagi dividen, modal BCA masih kuat
ILUSTRASI. Kartu Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2023. 


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Meski sering memanjakan pemegang saham dengan pemberian dividen, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) Bank Central Asia (BCA) masih terbilang kuat. Padahal, bank milik Grup Djarum ini masih mengandalkan laba untuk kebutuhan modalnya.

Di akhir 2014, BCA punya level CAR sekitar 17%. "Nah, dengan sisa laba kami, posisi CAR saat ini sudah mencapai 19%," ujar Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA, Kamis (9/4).

Tahun ini, Jahja juga optimistis bisa mempertahankan level CAR berkisar 18%-19%. Sementara dalam kurun waktu 2-3 tahun ke depan, CAR BCA akan berkisar 17%-18%.

Sayang, meski rasio kecukupan modal masih kuat, Jahja enggan menggeber ekspansi kredit. "Tahun ini minimal pertumbuhan kredit 12%. Kalau kondisi bagus akan mencapai 15%," imbuh Jahja.

Dengan langkah tersebut, Jahja bilang, BCA belum membutuhkan peningkatan modal secara anorganik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×