kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.536   36,00   0,21%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rajin bagi dividen, modal BCA masih kuat


Kamis, 09 April 2015 / 15:34 WIB
ILUSTRASI. Kartu Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2023. 


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Meski sering memanjakan pemegang saham dengan pemberian dividen, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) Bank Central Asia (BCA) masih terbilang kuat. Padahal, bank milik Grup Djarum ini masih mengandalkan laba untuk kebutuhan modalnya.

Di akhir 2014, BCA punya level CAR sekitar 17%. "Nah, dengan sisa laba kami, posisi CAR saat ini sudah mencapai 19%," ujar Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA, Kamis (9/4).

Tahun ini, Jahja juga optimistis bisa mempertahankan level CAR berkisar 18%-19%. Sementara dalam kurun waktu 2-3 tahun ke depan, CAR BCA akan berkisar 17%-18%.

Sayang, meski rasio kecukupan modal masih kuat, Jahja enggan menggeber ekspansi kredit. "Tahun ini minimal pertumbuhan kredit 12%. Kalau kondisi bagus akan mencapai 15%," imbuh Jahja.

Dengan langkah tersebut, Jahja bilang, BCA belum membutuhkan peningkatan modal secara anorganik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×