kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Rasio modal tebal, Bank DKI batal terbitkan obligasi Rp 1,5 triliun


Kamis, 24 Mei 2018 / 17:17 WIB
ILUSTRASI. Layananan Nasabah Bank DKI


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank DKI memutuskan untuk tidak menerbitkan sisa Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) tahap I sebesar Rp 1,5 triliun. Dalam keterbukaan informasi pada bursa, Rabu (23/5), bank daerah milik Pemda DKI Jakarta ini menyebut, likuiditasnya masih cukup membiayai ekspansi dalam beberapa tahun ke depan.

Adapun, sehubungan dengan PUB tahap I yang efektif untuk periode 23 Juni 2016 sampai 23 Juni 2018 sebesar Rp 2,5 triliun. Bank DKI sebelumnya telah menerbitkan Rp 1 triliun.

Direktur Keuangan Bank DKI Sigit Prastowo dalam rilis resminya menyebut, PUB tersebut berjangka lima tahun terhitung sejak tanggal emisi 30 Juni 2016, dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,25% yang jatuh tempo pada 30 Juni 2021.

Secara terpisah, Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi mengatakan, posisi rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) perseroan berada di level 29%.

Artinya, untuk tahun ini dan beberapa tahun ke depan bank milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini belum akan mencari tambahan modal.

"CAR kami masih 29%, dengan asumsi batas CAR aman di 18%. Kami rasanya masih cukup untuk ekspansi 5 tahun ke depan. Apalagi kalau asetnya tumbuh, bisa diakumulasi lagi," ujarnya di Jakarta, Kamis (24/5).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×