kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.891   21,00   0,12%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Rupiah melemah, BTN tak revisi target KPR


Kamis, 19 Maret 2015 / 20:38 WIB
ILUSTRASI. 8 Daftar Sayuran Pendukung Produksi Kolagen Alami untuk Kesehatan Kulit dan Tulang


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Edy Can

JAKARTA. Meski rupiah melemah terhadap dollar, Bank Tabungan Negara (BTN) tidak merevisi pertumbuhan kredit pemilikan rumah tahun ini. BTN optimistis target pertumbuhan KPR tahun ini bisa mencapai 18% sampai 19% secara year on year.

Direktur Utama BTN Maryono beralasan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat tidak berdampak buruk pada bisnis properti. Menurutnya, tak semua bahan baku properti berasal dari impor.

 Bank Tabungan Negara (BTN) menargetkan pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 18% - 19% secara year on year (yoy). Target ini diyakini tercapai mengingat potensi pembiayaan perumahan tahun ini bagus.  "Jadi pengaruhnya tak terlalu besar. Apalagi dengan program sejuta rumah, kami optimis KPR BTN akan tumbuh dengan baik," katanya.

Berdasarkan laporan keuangan BTN di akhir 2014, jumlah KPR yang disalurkan mencapai Rp 79,94 triliun. Jumlah ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 17,61% secara yoy dibanding akhir 2013 yang mencapai Rp 67,97 triliun. Dari jumlah KPR yang disalurkan BTN di akhir 2014, sebanyak 42,98% adalah KPR subsidi. Sisanya 57,04 % adalah KPR komersial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×