kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Rupiah Melemah, KB Bank Pastikan NPL Kredit Valas Masih Terkendali


Minggu, 07 Juni 2026 / 14:34 WIB
Rupiah Melemah, KB Bank Pastikan NPL Kredit Valas Masih Terkendali
ILUSTRASI. Pelemahan Rupiah jadi sorotan KB Bank untuk kredit valas.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelemahan nilai tukar Rupiah menjadi salah satu faktor yang terus dicermati oleh PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank), khususnya terhadap debitur yang memiliki fasilitas kredit dalam denominasi valuta asing (valas).

Namun demikian, Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan, pembiayaan valas bukan merupakan fokus utama strategi bisnis Perseroan, sehingga porsi kredit valas dalam portofolio kredit hanya sekitar 13% dari total kredit yang disalurkan.

"Dengan struktur portofolio yang masih didominasi pembiayaan berdenominasi rupiah, eksposur KB Bank terhadap risiko fluktuasi nilai tukar relatif terbatas," ujar Kunardy kepada Kontan.co.id, Sabtu (6/6/2026).

Baca Juga: Dana Kelolaan Wealth Management Maybank Indonesia Tumbuh 12% pada Mei 2026

Ia menambahkan, KB Bank juga tidak memiliki posisi devisa neto yang material dan senantiasa mengelolanya secara prudent sesuai kebijakan manajemen risiko yang berlaku.

Karena itu, dampak langsung volatilitas nilai tukar terhadap kinerja perseroan diperkirakan tidak signifikan.

Di sisi lain, kualitas kredit valas KB Bank juga masih terjaga. Hingga saat ini, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) portofolio kredit valas tercatat berada di bawah 0,5%.

Menurut Kunardy, capaian tersebut mencerminkan penerapan prinsip kehati-hatian, disiplin dalam proses analisis kredit, serta pengelolaan risiko yang efektif.

Meski demikian, KB Bank mengakui pelemahan rupiah berpotensi memberikan tekanan terhadap debitur korporasi yang memiliki pendapatan dalam rupiah tetapi memiliki kewajiban maupun biaya operasional dalam valuta asing.

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, perseroan menerapkan proses analisis kredit yang komprehensif, termasuk mengevaluasi kemampuan debitur dalam menghadapi volatilitas nilai tukar.

Selain itu, KB Bank juga melakukan pemantauan secara berkelanjutan terhadap kondisi dan kinerja debitur.

Baca Juga: OJK Beri 28 Sanksi Administratif ke PUJK Terkait Pelindungan Konsumen per Mei 2026

"Terkait eksposur kepada debitur tertentu, KB Bank tidak dapat menyampaikan informasi spesifik guna menjaga kerahasiaan nasabah dan memenuhi ketentuan perbankan yang berlaku," katanya.

Kunardy menegaskan, seluruh penyaluran kredit dilakukan sesuai kebijakan manajemen risiko yang ketat serta tetap memperhatikan ketentuan batas maksimum pemberian kredit (BMPK) yang ditetapkan regulator.

Ke depan, KB Bank juga tidak memiliki target khusus untuk meningkatkan porsi kredit valas. Pertumbuhan kredit valas akan lebih ditentukan oleh kebutuhan nasabah dan ketersediaan likuiditas valas perseroan.

"Dalam setiap penyaluran kredit, KB Bank tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian melalui proses analisis kredit yang komprehensif, termasuk penilaian terhadap kemampuan debitur dalam mengelola risiko nilai tukar," ujar Kunardy.

Dengan pendekatan tersebut, perseroan optimistis pertumbuhan kredit dapat tetap terjaga secara sehat dan berkelanjutan di tengah dinamika pasar serta ketidakpastian ekonomi global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×